Nikmati fitur lengkap distribusi bias, newsletter, pemberitahuan berita
AS: Kesepakatan Damai Hanya Akan Terjadi Bila Iran Pastikan Tak Miliki Senjata Nuklir
Bagikan:
Penulis: Raihan Immaduddin
Seorang pengunjuk rasa membawa poster di depan Gedung Putih, Washington, D.C., Amerika Serikat, Selasa (7/4/2026). ANTARA FOTO/Xinhua/Li Rui/tom.
JAKARTA AFU.ID — Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa ia menginginkan kesepakatan abadi dengan Iran, yang mencakup ketentuan bahwa Teheran tidak akan pernah memiliki senjata nuklir.
"Saya ingin kesepakatan itu abadi. Saya ingin kesepakatan di mana mereka tidak akan pernah memiliki kesempatan untuk mendapatkan [senjata nuklir]," kata Trump kepada wartawan, Kamis.
Ia juga mengatakan bahwa saat ini, Amerika Serikat mampu mencapai kesepakatan sementara, yang akan berlangsung sekitar 20 tahun - waktu yang konon dibutuhkan Republik Islam itu untuk membangun kembali kemampuan nuklirnya.
Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap target di Iran pada 28 Februari yang menyebabkan kerusakan dan korban sipil.
Pada 7 April, Washington dan Teheran mengumumkan gencatan senjata selama dua minggu yang kemudian dilanjutkan dengan pembicaraan di Islamabad meski berakhir tanpa kesimpulan.
Seusai gagal mencapai kesepakatan Amerika Serikat menyatakan akan mulai memblokade kapal-kapal yang akan masuk dan keluar pelabuhan Iran.
Setelah gencatan senjata selama dua minggu berakhir, Trump mengatakan bahwa Amerika Serikat akan memperpanjang gencatan senjata dengan Iran sambil melanjutkan blokade, menambahkan bahwa pembicaraan damai dengan Iran "mungkin" terjadi dalam 36 hingga 72 jam ke depan.