AFU.id

Kasus WNI Kabur Saat Tur di Korsel Masuk Babak Baru, Keberadaannya Terlacak di Ansan

Bagikan:

Penulis: Raihan Immaduddin

Ringkasan Berita

Kasus pencarian Femas Yani Arianto, WNI yang melarikan diri saat tur di Korea Selatan, memasuki tahap baru setelah keberadaannya terdeteksi di Ansan, meskipun belum dapat diamankan karena lokasi penangkapannya merupakan tempat ibadah. Pihak Biro Perjalanan Berani Backpacker menyatakan bahwa informasi mengenai keberadaan Femas diperoleh dari komunitas WNI setempat, dan penangkapan hanya dapat dilakukan saat dia keluar dari masjid. Kasus ini menimbulkan dampak serius bagi biro perjalanan, termasuk potensi denda dan pengaruh terhadap kepercayaan publik.

Kasus WNI Kabur Saat Tur di Korsel Masuk Babak Baru, Keberadaannya Terlacak di Ansan
Keberadaan Femas (22), seorang WNI asal Madiun, sempat terlacak di Islam Korea Ansan Mosque, Kota Ansan, Provinsi Gyeonggi, sebelum kembali melarikan diri. (Dok. Berani Backpacker)

Berita Terkait

Pilihan Redaksi