JAKARTA, AFU.ID — Kota Tangerang menjadi wilayah dengan tingkat kejahatan jalanan tertinggi di wilayah hukum Polda Metro Jaya (Kota Depok, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Bekasi, dan Kota Bekasi) sepanjang Januari hingga Juni 2026. Daerah ini mencatat jumlah laporan paling banyak untuk kasus pencurian dengan pemberatan (curat) maupun pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Data Polda Metro Jaya menunjukkan Kota Tangerang mencatat 1.923 laporan kasus curat, tertinggi dibanding wilayah lain. Posisi berikutnya ditempati Kota Tangerang Selatan dengan 879 laporan dan Jakarta Barat sebanyak 629 laporan. Untuk kasus curanmor, Kota Tangerang kembali menjadi wilayah dengan laporan terbanyak, yakni 695 kasus. Tangerang Selatan berada di urutan kedua dengan 196 laporan, disusul Jakarta Selatan sebanyak 174 laporan.
Sementara itu, pada kategori pencurian dengan kekerasan (curas), Jakarta Barat mencatat jumlah laporan tertinggi sebanyak 61 kasus. Disusul Jakarta Utara dengan 31 kasus dan Tangerang Selatan sebanyak 27 kasus. Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP Danang Setiyo Pambudi mengatakan selama enam bulan terakhir terdapat 5.436 laporan tindak pidana 3C di wilayah hukum Polda Metro Jaya. “Jumlah tersebut terdiri atas 260 kasus curas, 2.460 kasus curat, dan 1.716 kasus curanmor,” kata Danang kepada wartawan, Selasa (30/6/2026).
Dari seluruh laporan tersebut, polisi telah mengungkap 2.216 perkara dan menangkap 2.054 tersangka yang kini telah ditahan. Sebagian perkara juga telah dilimpahkan ke kejaksaan untuk proses hukum lebih lanjut. Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi turut menyita berbagai barang bukti, antara lain uang tunai lebih dari Rp2 miliar, 1.825 sepeda motor, 22 mobil, 14 senjata api, 41 senjata tajam, 296 telepon seluler, 10 laptop, empat airsoft gun, 95 butir peluru, 110 kunci letter T atau letter Y, 145 tabung LPG, dan emas seberat 866,98 gram. “Seluruh barang bukti disita untuk kepentingan pembuktian di persidangan maupun proses penyidikan yang masih berlangsung,” tutupnya. (RAI)