JAKARTA, AFU.ID – Masih sanggup bekerja seharian, jarang sakit, dan tidak punya keluhan bukan berarti tubuh benar-benar bebas dari risiko penyakit serius. Tekanan darah tinggi, gula darah meningkat, hingga kolesterol tinggi kerap tidak disadari karena gejalanya tidak selalu terasa sejak awal. Karena itu, pemeriksaan tekanan darah, gula darah, dan kolesterol perlu menjadi bagian dari kebiasaan menjaga kesehatan, bukan baru dilakukan saat tubuh mulai memberi tanda bahaya.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan stroke, penyakit jantung, diabetes, dan gagal ginjal masih menjadi penyebab kematian yang besar di Indonesia. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak merasa aman hanya karena masih merasa bugar.
“Saya sampaikan juga ke Pak Menteri sebelah saya agar jangan merasa sehat. Anggota TNI dan Polri yang meninggal akibat stroke, jantung, diabetes, dan gagal ginjal jauh lebih banyak dibandingkan yang gugur karena tertembak atau tertusuk saat bertugas,” kata Budi di Pulau Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Senin, (29/6/2026).
Menurut Budi, risiko penyakit berat dapat ditekan melalui pengendalian faktor-faktor dasar yang bisa diperiksa secara rutin. Mulai dari tekanan darah, kadar gula darah, hingga kolesterol. Ia menyebut tekanan darah sebaiknya dijaga di bawah 120/80 mmHg. Sementara kadar gula darah dan kolesterol juga perlu dipantau agar tidak terus meningkat tanpa disadari.
“Risiko stroke, penyakit jantung, dan gagal ginjal dapat dikurangi dengan menjaga tekanan darah tetap di bawah 120/80 mmHg, kadar gula darah di bawah 200 mg/dL, serta kolesterol di bawah 200 mg/dL,” ujarnya.
Pemeriksaan sederhana tersebut dapat dilakukan di puskesmas, klinik, maupun fasilitas kesehatan lain. Budi meminta masyarakat tidak menunda pemeriksaan apabila hasil cek menunjukkan angka yang tinggi.
Obat untuk mengendalikan tekanan darah, gula darah, dan kolesterol, kata dia, juga tersedia di fasilitas kesehatan. Namun, pengobatan perlu dijalani sesuai anjuran tenaga medis, terutama bagi mereka yang sudah memiliki faktor risiko atau riwayat penyakit dalam keluarga.
Pemeriksaan rutin menjadi penting karena penyakit seperti hipertensi, diabetes, dan kolesterol tinggi dapat berkembang perlahan tanpa menimbulkan keluhan yang langsung terasa. Budi juga mengajak masyarakat memanfaatkan Program Cek Kesehatan Gratis agar faktor risiko penyakit bisa diketahui lebih awal sebelum berkembang menjadi komplikasi yang lebih berat. (RHU)