Penulis: Raihan Immaduddin
JAKARTA, AFU.ID — Transfer Casemiro ke Inter Miami memasuki babak baru setelah Major League Soccer (MLS) membuka investigasi atas dugaan pelanggaran aturan perekrutan pemain atau tampering. Proses penyelidikan membuat liga menunda pengumuman detail kesepakatan antara Inter Miami dan LA Galaxy terkait hak perekrutan gelandang asal Brasil tersebut. Meski demikian, Inter Miami tetap meresmikan kedatangan Casemiro dengan status bebas transfer.
MLS menyatakan investigasi dilakukan untuk mengumpulkan seluruh informasi terkait dugaan pendekatan terhadap pemain yang tidak sesuai regulasi kompetisi. Hingga kini, pihak liga belum mengungkap kemungkinan sanksi maupun target waktu penyelesaian penyelidikan. Selama proses itu berlangsung, rincian kompensasi dalam kesepakatan kedua klub juga belum akan dipublikasikan.
Kasus ini bermula dari mekanisme Discovery Rights yang berlaku di MLS. Berdasarkan aturan tersebut, klub harus memperoleh hak negosiasi apabila pemain incarannya telah lebih dulu masuk dalam daftar discovery milik klub lain. Dalam kasus Casemiro, hak tersebut sebelumnya berada di tangan LA Galaxy.
Menurut laporan Reuters, Inter Miami dan LA Galaxy telah mencapai kesepakatan mengenai pengalihan Discovery Rights Casemiro. Namun, MLS memutuskan menahan pengumuman isi kesepakatan hingga investigasi dugaan tampering selesai. LA Galaxy juga membenarkan bahwa kedua klub telah menyepakati proses tersebut, tetapi memilih menunggu hasil penyelidikan sebelum membuka detailnya ke publik.
Di tengah polemik tersebut, Inter Miami tetap mengikat Casemiro dengan kontrak hingga berakhirnya musim MLS 2027. Kesepakatan itu juga memuat opsi perpanjangan kontrak hingga Juni 2029. Gelandang berusia 34 tahun itu pun resmi menjadi bagian dari proyek Inter Miami untuk beberapa musim ke depan.
Sementara itu, Casemiro menegaskan keputusannya bergabung dengan Inter Miami merupakan pilihan pribadi sejak awal. Ia mengaku telah menyampaikan kepada LA Galaxy bahwa hanya ingin melanjutkan karier bersama klub milik David Beckham tersebut karena tertarik dengan proyek tim serta kesempatan bermain bersama Lionel Messi. "Satu-satunya tim MLS yang ingin saya bela adalah Inter Miami," ujar mantan gelandang Manchester United itu, dikutip pada Kamis, (23/7/2026).
Penyelidikan MLS kini masih berlangsung untuk memastikan ada atau tidaknya pelanggaran dalam proses perekrutan tersebut. Hasil investigasi nantinya akan menjadi dasar liga menentukan langkah selanjutnya, termasuk mengumumkan detail kesepakatan transfer antara Inter Miami dan LA Galaxy. (RAI)