AFU.id

Larangan Suporter Away Dicabut, I.League Izinkan Fans Hadiri Laga Tandang

Bagikan:

Penulis: Fadhlan RobbaniReporter: Fadhlan Robbani

Ringkasan Berita

I.League telah mencabut larangan suporter tandang yang berlaku selama empat musim, memperbolehkan mereka hadir di stadion saat timnya bertanding tandang mulai musim depan, setelah mendapatkan persetujuan dari FIFA. Meskipun demikian, kehadiran suporter tetap diatur dengan persyaratan tertentu terkait pengamanan dan pembelian tiket yang telah diverifikasi oleh kepolisian. Pertandingan dengan rivalitas tinggi, seperti Arema FC melawan Persebaya dan Persija melawan Persib, masih dapat mengharuskan larangan kehadiran suporter tamu, bergantung pada kondisi keamanan yang dinilai oleh pihak kepolisian.

Larangan Suporter Away Dicabut, I.League Izinkan Fans Hadiri Laga Tandang
Sejumlah suporter mendukung Persebaya dan Persija saat pertandingan pekan ke-11 BRI Liga 1 Indonesia di Stadion GBT Surabaya, Jumat (22/11/2024) sore. (ANTARA FOTO/Rizal Hanafi)

Laga Rivalitas Tetap Bisa Tanpa Suporter Away

Meski larangan secara umum dicabut, I.League tidak memberikan kebebasan penuh bagi suporter untuk hadir di seluruh laga tandang. Pertandingan dengan tingkat rivalitas tinggi masih dapat digelar tanpa kehadiran suporter tim tamu. Kebijakan tersebut akan ditentukan berdasarkan kondisi keamanan dan informasi dari kepolisian.

Ferry mencontohkan pertandingan Arema FC melawan Persebaya serta Persija melawan Persib sebagai laga yang berpotensi mendapat pembatasan. "Untuk digarisbawahi, khusus untuk klub-klub yang memiliki rivalitas tinggi atau terdapat indikasi berdasarkan informasi intelijen, pertandingan tertentu dapat melarang kehadiran suporter away," kata Ferry.

Ia mengatakan keputusan untuk melarang suporter tandang dalam pertandingan tertentu tetap akan mengacu pada indikator keamanan dari kepolisian. "Contohnya seperti Arema FC melawan Persebaya atau Persija melawan Persib. Untuk pertandingan dengan tingkat rivalitas tinggi seperti itu, suporter away bisa di-lock atau tidak diperbolehkan hadir," ujarnya.(FAD)

Berita Terkait

Pilihan Redaksi