JAKARTA, AFU.ID — Rusia mencabut imbauan yang sebelumnya melarang warganya melakukan perjalanan ke negara-negara Teluk. Keputusan ini diambil menyusul penandatanganan perjanjian damai sementara antara Amerika Serikat (AS) dan Iran, menurut Kementerian Luar Negeri Rusia, pada Jumat (19/6/2026).
Dalam pernyataan yang dipublikasikan di lamannya, kementerian tersebut menyebut keputusan itu diambil dengan mempertimbangkan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) yang ditandatangani AS dan Iran, yang bertujuan mengakhiri konflik militer serta menstabilkan situasi kawasan, pada Rabu (17/6).
Kementerian itu menegaskan, pihaknya tidak lagi melihat perlunya mempertahankan rekomendasi sebelumnya yang meminta warga Rusia menahan diri dari perjalanan pribadi, termasuk perjalanan wisata, ke negara-negara anggota Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC), yakni Bahrain, Qatar, Kuwait, Uni Emirat Arab, Oman, dan Arab Saudi, per pengumuman tersebut.
Kementerian Luar Negeri Rusia juga menyatakan harapannya agar seluruh ketentuan dalam MoU tersebut dilaksanakan dengan itikad baik, guna membantu menciptakan kondisi bagi normalisasi yang berkelanjutan dan berjangka panjang atas situasi militer-politik di kawasan Teluk, pada Jumat (19/6). (ANT/NAD)