Nikmati fitur lengkap distribusi bias, newsletter, pemberitahuan berita
FIFA Kembali Jatuhkan Sanksi ke Persib Bandung, Kasus Robert Alberts Jadi Biang Masalah
Bagikan:
Penulis: Raihan Immaduddin
Arsip - Foto kesebelasan Persib saat melawan Lion City Sailors pada matchday pertama Liga Champions Asia 2 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kamis (18/9/2025). (Instagram/Persib)
JAKARTA, AFU.ID — Persib Bandung kembali masuk daftar FIFA Registration Ban per 10 Agustus 2026. Larangan tersebut berlaku selama tiga periode registrasi dan membuat Maung Bandung tidak dapat mendaftarkan pemain baru selama masa hukuman. Sanksi kali ini berkaitan dengan perkara lama pada 2022 yang melibatkan mantan pelatih Persib, Robert Rene Alberts.
FIFA menjelaskan, Registration Ban merupakan sanksi yang membuat klub tidak diperbolehkan mendaftarkan pemain baru, baik untuk kompetisi nasional maupun internasional. Persib sebelumnya sempat terkena hukuman terkait sengketa kontrak dengan mantan pemain Daisuke Sato, tetapi status tersebut telah dicabut pada Juli 2026 setelah persoalan diselesaikan. Nama Persib kemudian kembali muncul dalam daftar FIFA pada 10 Agustus atau kurang dari tiga pekan setelah sanksi sebelumnya berakhir.
PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) mengatakan kasus terbaru tersebut tidak berkaitan dengan aktivitas Persib pada musim 2026/2027. Manajemen menyebut perkara itu berasal dari kasus yang terjadi pada 2022 dan baru diketahui kembali setelah klub menerima informasi mengenai keputusan FIFA. “Persoalan ini berasal dari perkara lama pada 2022. Setelah mendapatkan informasi mengenai keputusan FIFA, kami langsung mempelajari seluruh aspek kasus tersebut untuk menentukan langkah yang harus dilakukan,” kata manajemen Persib.
Persib memastikan keputusan FIFA akan segera ditindaklanjuti melalui mekanisme yang berlaku. Klub juga menyatakan seluruh kewajiban yang muncul dari perkara tersebut akan diselesaikan sesuai ketentuan regulator. Di sisi lain, manajemen menegaskan proses administrasi pemain baru untuk musim 2026/2027 telah dilakukan sesuai aturan dan tidak perlu mengganggu persiapan tim.
Sanksi tersebut muncul ketika Persib sudah mendatangkan sejumlah pemain anyar, seperti Gabriel Mutombo, Luka Menalo, Sandy Walsh, Ragnar Oratmangoen, Balsa Sekulic, Gakuto Notsuda, Mariano Peralta, dan Danijel Loncar. Status setiap pemain bergantung pada proses registrasi yang telah dilakukan sebelum larangan berlaku pada 10 Agustus 2026. Persib pun tetap menjalankan persiapan menghadapi kompetisi baru sambil menyelesaikan perkara yang menjadi dasar Registration Ban.
Persib membutuhkan kedalaman skuad karena untuk pertama kalinya akan menjalani empat kompetisi pada musim 2026/2027. Maung Bandung dijadwalkan tampil di Super League, Piala Indonesia, ASEAN Club Championship (ACC), dan AFC Champions League Two (ACL 2). Manajemen kini berupaya menyelesaikan kasus lama tersebut agar sanksi FIFA tidak mengganggu persiapan Persib menghadapi padatnya agenda musim baru. (RAI)