JAKARTA, AFU.ID — Sesosok jasad laki-laki ditemukan di sebuah ladang di Dusun Bengle, Desa Temboro, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Wonogiri, dalam kondisi kedua tangan terborgol. Korban diketahui bernama Rohim (54), warga Kecamatan Kepil, Kabupaten Wonosobo. Meski ditemukan dalam keadaan tak wajar, pemeriksaan awal polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Kasihumas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo mengatakan jasad Rohim pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Manto (60) yang hendak mencari rumput di lahan miliknya. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada warga lain sebelum diteruskan ke kepolisian. Petugas Polsek Karangtengah bersama Tim Inafis Polres Wonogiri kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.
"Korban ditemukan sekitar pukul 16.00 WIB oleh Manto (60), warga setempat, saat hendak mencari rumput di lahan miliknya," kata Anom, Rabu (12/8/2026). Penemuan jasad dengan kondisi tangan terborgol itu membuat polisi mendalami sejumlah kemungkinan terkait keberadaan korban di lokasi. Sejumlah barang yang ditemukan di sekitar jasad turut diamankan untuk kepentingan penyelidikan.
Dalam pemeriksaan awal, polisi mendapati kedua tangan korban dalam keadaan terborgol. Petugas juga menemukan sejumlah barang di sekitar lokasi, antara lain borgol dan sarung. Namun, belum diketahui bagaimana korban bisa berada di ladang tersebut dan mengapa tangannya berada dalam kondisi terborgol.
"Dalam pemeriksaan awal, polisi mendapati korban telah meninggal dunia dengan kedua tangan dalam keadaan terborgol. Petugas juga menemukan sejumlah barang di sekitar lokasi, di antaranya borgol dan sarung," jelas Anom. Meski demikian, polisi menyebut tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi.
Kondisi tersebut membuat penyebab kematian Rohim belum dapat dipastikan. Polisi masih mengumpulkan keterangan saksi dan mendalami hasil pemeriksaan di tempat kejadian perkara untuk menyusun rangkaian peristiwa sebelum korban ditemukan meninggal. Belum ada kesimpulan apakah kondisi tangan terborgol berkaitan langsung dengan kematian korban.
"Kami masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kronologi dan penyebab korban meninggal dunia. Keterangan saksi dan hasil pemeriksaan di TKP masih kami dalami," ujar Anom. Polisi juga berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait untuk menelusuri aktivitas korban sebelum ditemukan di ladang.
Hasil identifikasi sementara menunjukkan Rohim diketahui sedang menjalani pengobatan alternatif di Pondok Pesantren Mahabbatul Qodiri, Brangkal, Desa Sendangmulyo, Kecamatan Tirtomoyo, Wonogiri. Polisi menyebut korban memiliki riwayat sebagai orang dengan gangguan jiwa. Informasi tersebut turut menjadi bagian dari penyelidikan untuk mengetahui bagaimana korban meninggalkan tempat pengobatan hingga akhirnya ditemukan di lokasi kejadian.
Hingga kini, polisi belum menyimpulkan penyebab kematian maupun rangkaian kejadian yang membuat Rohim ditemukan dalam kondisi terborgol. Penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan apakah terdapat unsur pidana atau faktor lain dalam kematian tersebut. Polisi meminta publik menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut sebelum menarik kesimpulan mengenai penyebab kematian korban. (RHU)