JAKARTA, AFU.ID — Polisi memburu seorang pria misterius yang sempat dua kali mendatangi rumah Nurami (79) sebelum perempuan lanjut usia itu ditemukan tewas di Dusun Talang Lor, Desa Winongan Kidul, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Nurami ditemukan tergeletak di lantai kamar dengan wajah, mulut, dan pipi berlumuran darah pada Rabu (15/7/2026). Kalung serta gelang emas yang biasa dikenakan korban juga dilaporkan hilang. Polisi menduga korban tewas dalam aksi pencurian disertai kekerasan.
Kepala Desa Winongan Kidul, Osin, mengatakan korban sempat menerima tamu sebelum ditemukan meninggal. Pria tersebut bahkan disebut sempat dibuatkan kopi oleh Nurami. “Sebelum kejadian sempat ada tamu yang datang ke rumah korban. Kabarnya tamu itu juga sempat dibuatkan kopi oleh korban,” kata Osin, Kamis (16/7/2026).
Berdasarkan keterangan dua saksi, pria itu datang menggunakan sepeda motor Honda PCX berwarna putih. Ia mengenakan jaket kulit hitam, helm hitam, dan masker yang menutupi wajahnya. Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno, mengatakan pria tersebut berada di rumah korban selama sekitar 10 menit sebelum keluar. Namun, sekitar 10 menit kemudian, ia kembali memasuki rumah Nurami. “Kurang lebih 10 menit kemudian orang tersebut keluar lagi, namun kali ini tidak melewati depan kedua saksi, melainkan keluar melalui gang yang berada di depan rumah korban,” ujar Joko.
Tidak lama setelah pria itu pergi, cucu korban berlari keluar rumah dan meminta bantuan warga. Nurami kemudian ditemukan sudah tidak bernyawa di dalam kamar. Cucu korban awalnya datang sekitar pukul 10.30 WIB untuk meminjam jarum. Ia sempat mengira neneknya sedang tidur sebelum melihat darah pada wajah dan tubuh korban. Polisi menerima laporan sekitar pukul 11.00 WIB dan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. Jenazah Nurami kemudian dibawa ke RSUD Grati untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Gelas berisi sisa kopi yang diduga disuguhkan kepada tamu tersebut masih ditemukan di ruang depan rumah korban. Barang itu menjadi salah satu petunjuk yang diperiksa penyidik bersama keterangan saksi dan barang bukti lain dari lokasi. Hingga kini, polisi belum mengungkap identitas pria bermotor PCX putih tersebut maupun memastikan apakah ia merupakan pelaku. Penyidik masih menelusuri keberadaannya dan menyelidiki hubungan antara kedatangannya dengan hilangnya perhiasan korban.
Polisi juga belum mengumumkan hasil pemeriksaan jenazah yang dapat memastikan penyebab kematian Nurami. Kasus tersebut masih ditangani Satreskrim Polres Pasuruan sebagai dugaan pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. (RHU)