JAKARTA, AFU.ID — Dokter muda Siti Zahra Maghfira ditemukan meninggal dunia setelah diduga terjatuh dari lantai 18 Tower Sakura, Apartemen Kalibata City, Pancoran, Jakarta Selatan. Perempuan berusia 25 tahun itu ditemukan di area dak lantai bawah apartemen pada Minggu siang. Polisi masih menyelidiki rangkaian kejadian dan belum mengumumkan kesimpulan resmi mengenai penyebab kematiannya.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 14.10 WIB ketika petugas keamanan mendengar suara benturan keras dari sekitar Tower Sakura. Petugas kemudian memeriksa sumber suara dan menemukan tubuh Siti Zahra dalam kondisi tidak bernyawa. Pihak pengelola apartemen selanjutnya menghubungi Polsek Pancoran untuk melaporkan kejadian tersebut.
Personel kepolisian yang tiba di lokasi langsung mensterilkan area dan melakukan olah tempat kejadian perkara. Penyidik juga memeriksa unit apartemen yang diduga menjadi lokasi terakhir korban sebelum ditemukan. Jenazah kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut.
Siti Zahra diketahui merupakan peserta Program Internsip Dokter Indonesia yang sedang bertugas di RS Sentra Medika Cisalak. Ia disebut baru mengikuti program tersebut sejak angkatan Mei 2026. Informasi ini sekaligus meluruskan kabar yang mengaitkan korban dengan Program Pendidikan Dokter Spesialis karena Siti Zahra berstatus dokter internship, bukan peserta PPDS.
Korban merupakan alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, Makassar. Repositori resmi Unhas mencatat Siti Zahra menyelesaikan skripsi tentang faktor penyebab infertilitas primer pada perempuan di RSUP Wahidin Sudirohusodo. Karya ilmiah tersebut disusun sebagai salah satu persyaratan memperoleh gelar sarjana kedokteran.
Polisi masih mengumpulkan bukti dan keterangan untuk memastikan kronologi lengkap peristiwa tersebut. Pemeriksaan diperlukan untuk menentukan apakah kematian korban disebabkan kecelakaan, tindakan sengaja, atau faktor lain. Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi mengenai temuan rekaman CCTV maupun hasil pemeriksaan medis terhadap jenazah. (RHU)