Nikmati fitur lengkap distribusi bias, newsletter, pemberitahuan berita
Minta Keringanan Biaya Pendidikan Mahasiswa NTT, Pemda DIY Surati Perguruan Tinggi
Bagikan:
Penulis: Muhammad Fakhruddin · Reporter: ANTARA/Hery Sidik
Ringkasan Berita
Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) telah mengirimkan surat kepada perguruan tinggi di provinsi tersebut untuk meminta keringanan biaya pendidikan bagi mahasiswa asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak gempa bumi Magnitudo 7,7 pada 15 Agustus 2026. Sekretaris Daerah DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti, menginformasikan bahwa Pemda DIY juga sedang mendata mahasiswa NTT yang terdampak untuk memberikan dukungan biaya hidup dan bantuan pangan, termasuk 405 kilogram beras per bulan hingga Desember 2026. Kepala Badan Penghubung Daerah Provinsi NTT mengapresiasi bantuan ini sebagai upaya pertama di Indonesia untuk mendukung mahasiswa NTT dalam menghadapi dampak bencana.
Gubernur DIY Sri Sultan HB X dan Sekretaris Daerah DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti mengecek bantuan pangan bagi mahasiswa terdampak gempa NTT di Kepatihan Yogyakarta. Rabu (19/8/2026)
YOGYAKARTA, AFU.ID - Pemerintah Daerah (Pemda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melayangkan surat ke perguruan tinggi (PT) di provinsi ini terkait keringanan biaya pendidikan bagi mahasiswa yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Sekretaris Daerah DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti meminta rektorat atau pimpinan perguruan tinggi di DIY agar melakukan pendataan mahasiswa yang keluarganya menjadi korban atau terdampak gempa Magnitudo 7,7 di NTT pada 15 Agustus 2026.
Pemda DIY, kata dia, juga masih mendata mahasiswa asal provinsi NTT yang terdampak gempa, untuk mengetahui kebutuhan mereka, termasuk kemungkinan dukungan biaya hidup. "Itu nanti terkait dengan verifikasi mahasiswa, dan kebijakannya kami serahkan sepenuhnya kepada universitas masing-masing," kata Ni Made Dwipanti Indrayanti di Yogyakarta, Rabu (19/8/2026).
Pemda DIY melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan juga memberikan bantuan pangan beras 405 kilogram per bulan, telur dan pendamping makanan lainnya hingga Desember 2026 bagi mahasiswa NTT yang tinggal di asrama. "Jadi, kami tidak hanya membantu sedikit, membantu masyarakat yang terdampak gempa di NTT, tapi juga bantu biaya menginap dan membantu mahasiswa yang menempuh pendidikan di DIY," katanya.
Kepala Badan Penghubung Daerah Provinsi NTT Florida Taty Satyawati setelah menerima bantuan dari Pemda DIY mengatakan DIY sebagai provinsi pertama yang memberikan bantuan khusus bagi mahasiswa NTT, terutama untuk kebutuhan biaya hidup. urut dia, berdasarkan data yang dihimpun per 18 Agustus 2026 pukul 18.00 WIB, korban meninggal akibat gempa Magnitudo 7,7 tercatat sebanyak 71 orang, dengan wilayah terdampak antara lain Ruteng dan Nagekeo. (ANT/FAH)