Penulis: Raihan Immaduddin
JAKARTA, AFU.ID — Indonesia dan India memperluas kerja sama di sektor kesehatan melalui penandatanganan sejumlah kesepakatan bilateral. Salah satu hasilnya, produk kesehatan dan obat-obatan asal India akan lebih mudah masuk ke pasar Indonesia dengan harga yang diklaim lebih terjangkau. Kesepakatan tersebut dicapai dalam pertemuan Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi di Istana Merdeka.
Kerja sama kesehatan menjadi salah satu dari 16 kesepakatan strategis yang disepakati kedua negara. Modi mengatakan kolaborasi tersebut bertujuan memperluas akses masyarakat Indonesia terhadap produk kesehatan berkualitas sekaligus memperkuat hubungan kedua negara di sektor kesehatan."Produk kesehatan berkualitas tinggi dan terjangkau dari India akan semakin mudah diakses oleh masyarakat Indonesia," ujar Modi, Selasa (7/7/2026).
Selain memperluas akses obat-obatan, India juga berkomitmen membantu meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan di Indonesia. Dukungan itu diwujudkan melalui kerja sama pelatihan bagi dokter dan tenaga medis. "Kami juga akan berkontribusi dalam peningkatan kapasitas dokter dan tenaga kesehatan Indonesia," terangnya.
Kerja sama kedua negara juga diperluas ke sektor ketahanan pangan. India akan membagikan benih gandum unggul, praktik pertanian berkelanjutan, serta teknologi pertanian yang telah dikembangkan di negaranya. Di bidang ilmu pengetahuan, kedua negara memperpanjang kerja sama antara Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Indian Space Research Organisation (ISRO). Kesepakatan tersebut mencakup penelitian dan pemanfaatan teknologi antariksa untuk tujuan damai.
Selain kesehatan, pangan, dan antariksa, Indonesia dan India juga menandatangani berbagai nota kesepahaman di sektor pertahanan, energi, kebudayaan, riset, hingga pengembangan sumber daya manusia. Seluruh kesepakatan itu diharapkan memperkuat kemitraan strategis yang telah terjalin selama puluhan tahun. Kunjungan kenegaraan Modi ke Indonesia berlangsung selama tiga hari. Setelah menyelesaikan agenda di Jakarta, ia dijadwalkan melanjutkan lawatan ke Yogyakarta, termasuk mengunjungi Kompleks Candi Prambanan. (RAI)