M. Tomul Adi Kurniawan, seorang pemuda berusia 19 tahun, hilang setelah menceburkan diri ke Kali Banjir Kanal Barat (BKB) di Jakarta Barat untuk mengambil kunci yang terjatuh saat terlibat pertengkaran dengan teman wanitanya pada Sabtu malam (1/8/2026). Setelah berhasil mengambil kunci, ia berusaha berenang kembali ke tepian, namun arus deras membuatnya tenggelam dan terbawa arus. Tim SAR telah dikerahkan untuk mencari korban, namun hingga Minggu sore (2/8/2026), ia belum ditemukan dan pencarian akan dilanjutkan pada hari berikutnya dengan penyesuaian metode berdasarkan kondisi di lapangan.
Basarnas mencari seorang pemuda yang diduga tenggelam di Kali Banjir Kanal Barat (BKB), Jalan Tanggul Banjir Kanal Barat, Kelurahan Grogol, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Minggu (2/8/2026). ANTARA/HO-Basarnas
JAKARTA, AFU.ID – M. Tomul Adi Kurniawan (19) hilang setelah menceburkan diri ke Kali Banjir Kanal Barat (BKB), Jakarta Barat, untuk mengambil kunci yang terjatuh ke aliran kali. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 22.00 WIB. Sebelum kejadian, Tomul diketahui terlibat pertengkaran dengan teman wanitanya. Saat pertengkaran berlangsung, kunci milik korban terjatuh ke aliran Kali BKB.
Tomul kemudian masuk ke kali untuk mengambil kunci tersebut. Setelah berhasil mengambil kunci, korban berusaha berenang kembali menuju tanggul. Namun, derasnya arus membuatnya tidak mampu mencapai tepian. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta Desiana Kartika Bahari mengatakan korban kemudian terbawa arus hingga tenggelam.
"Saat berusaha berenang menuju tanggul, korban diduga tidak mampu melawan derasnya arus hingga akhirnya tenggelam," kata Desiana di Jakarta. Warga yang berada di sekitar lokasi sempat berusaha memberikan pertolongan. Mereka melemparkan alat bantu apung ke arah korban agar dapat digunakan untuk bertahan di tengah aliran sungai.
Namun, korban tetap terbawa arus hingga akhirnya menghilang dari pandangan warga. Tim SAR gabungan kemudian dikerahkan untuk melakukan pencarian. Petugas menggunakan perahu karet untuk menyisir aliran Kali BKB dari lokasi korban terakhir terlihat. Penyisiran juga dilakukan melalui jalur darat di sepanjang tepian sungai. Area pencarian dilakukan hingga radius sekitar dua kilometer dari lokasi kejadian.
Hingga Minggu (2/8/2026) petang, korban belum ditemukan. Tim SAR kemudian menghentikan sementara operasi pencarian. Pencarian akan dilanjutkan pada Senin (3/8/2026) dengan mengevaluasi area yang telah disisir serta menyesuaikan metode pencarian berdasarkan kondisi di lapangan. M. Tomul Adi Kurniawan hingga kini masih dinyatakan hilang. (FAD)