JAKARTA, AFU.ID — Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan lonjakan penyebaran wabah hantavirus di sebuah kapal pesiar yang kini mencatatkan total 12 kasus positif pada Jumat (22/5/2026).
Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus mengonfirmasi peningkatan jumlah pasien tersebut seiring temuan kasus baru dan meminta seluruh otoritas negara terdampak memperketat pengawasan.
"Kami terus mendesak negara-negara yang terdampak untuk memantau seluruh penumpang dan awak kapal dengan cermat selama sisa periode karantina," kata Tedros pada (22/5).
Tedros merinci satu kasus tambahan tersebut dikonfirmasi oleh Belanda, yang melibatkan seorang kru kapal setelah sempat turun di Tenerife, Spanyol.
Kru tersebut langsung dipulangkan ke negara asalnya dan kini tengah menjalani proses isolasi medis.
Pelacakan Ratusan Kontak Erat Lintas Negara
Terkait upaya pencegahan, Tedros menyebut pihak berwenang di 30 negara tengah memantau secara intensif lebih dari 600 orang yang memiliki riwayat kontak dengan para pasien hantavirus.
Upaya pelacakan ini juga masih terus menyasar sejumlah kecil individu yang masuk dalam kategori kontak berisiko tinggi.
Sebagai informasi, kemunculan wabah hantavirus di kapal pesiar ini pertama kali dilaporkan kepada otoritas kesehatan dunia pada (2/5) lalu dengan catatan tiga orang meninggal dunia.
Hingga temuan kasus terbaru ini diumumkan, WHO memastikan belum ada tambahan korban jiwa baru akibat penyebaran infeksi tersebut. (ANT/NAD)