AFU.id

Jumat Siang, Aliansi UNJ Melawan Suarakan 15 Tuntutan dalam ‘Rawamangun Menggugat’

Bagikan:

Penulis: Adriyan Adirizky RahmatReporter: Adriyan Adirizky R

Ringkasan Berita

Aliansi Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Melawan bersiap turun ke jalan, Jumat (12/6/2026) siang.Mereka akan menyuarakan 15 tuntutan dalam unjuk rasa yang bertajuk ‘Rawamangun Menggugat’.

Jumat Siang, Aliansi UNJ Melawan Suarakan 15 Tuntutan dalam ‘Rawamangun Menggugat’
Seruan aksi ‘Rawamangun Menggugat’ oleh Aliansi UNJ Melawan, Jumat (12/6/2026) besok. (Foto: Instagram/@aliansiunjmelawan)

15 Tuntutan Aliansi UNJ Melawan dalam ‘Rawamangun Menggugat’

Aliansi UNJ melawan membawa 15 tuntutan dalam aksi ‘Rawamangun Menggugat’, Jumat (12/6/2026) siang besok. Tuntutan-tuntutan itu terdiri dari 10 poin untuk Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan sisanya untuk birokrasi kampus.

- Tuntutan untuk Pemerintah RI:

  1. Stabilkan dan kuatkan kembali nilai rupiah;

  2. Turunkan harga bahan bakar dan bahan pokok;

  3. Wujudkan kesejahteraan guru;

  4. Murnikan 20% Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk pendidikan;

  5. Hentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP);

  6. Kembalikan Tentara Nasional Indonesia-Kepolisian Negara Republik Indonesia (TNI-Polri) ke barak;

  7. Stop kriminalisasi orang muda dan bebaskan seluruh tahanan politik;

  8. Hentikan sistem Perguruan Tinggi Negeri-Badan Hukum (PTN-BH) serta wujudkan perguruan tinggi gratis dan demokratis;

  9. Wujudkan lingkungan pendidikan menjadi ruang aman dari kekerasan seksual;

  10. Hentikan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang merugikan lingkungan.

- Tuntutan untuk Birokrasi UNJ:

  1. Percepat penyelesaian pembangunan Gedung Saudi Fund for Development (SFD);

  2. Tiadakan penambahan beban biaya pembelajaran di luar Uang Kuliah Tunggal (UKT);

  3. Wujudkan UKT sesuai dengan keadaan ekonomi mahasiswa;

  4. Mahasiswa bisa isi Iuran Pengembangan Institusi (IPI) 0;

  5. Wujudkan ruang aman kampus dari kekerasan seksual. (ADR)

Berita Terkait

Pilihan Redaksi