JAKARTA, AFU.ID — Kereta penumpang kembali anjlok di Inggris kurang dari 24 jam setelah kecelakaan serupa melukai 20 orang di dekat Lewes, East Sussex. Insiden kedua terjadi di sekitar Stasiun Wickford, Essex, Jumat, ketika gerbong belakang kereta Greater Anglia keluar dari rel namun tetap dalam posisi tegak. Tidak ada penumpang yang harus dibawa ke rumah sakit dalam kecelakaan terbaru tersebut.
Kereta Greater Anglia yang melayani perjalanan dari Southend menuju London Liverpool Street itu anjlok sekitar pukul 14.12 waktu setempat. Layanan ambulans memeriksa 62 orang di lokasi, tetapi tidak satu pun memerlukan perawatan di rumah sakit. Insiden tersebut kemudian menyebabkan jalur antara Wickford dan Southend Victoria ditutup dan perjalanan kereta di kawasan itu mengalami gangguan.
Kecelakaan di Wickford terjadi sehari setelah kereta Southern Railway rute London Victoria menuju Eastbourne anjlok di dekat Lewes pada Kamis. Tiga gerbong kereta yang membawa sekitar 150 penumpang keluar dari rel dan terguling, sedangkan seluruh penumpang berhasil dievakuasi dalam waktu sekitar tiga jam. Data terbaru menyebut 20 orang terluka, terdiri atas dua korban luka serius dan 18 korban dengan luka lebih ringan.
Rail Accident Investigation Branch (RAIB) mengirim penyelidik ke lokasi dua kecelakaan untuk mengumpulkan bukti dan mencari penyebab kereta keluar dari rel. Dua insiden itu terjadi ketika Inggris menghadapi periode cuaca panas dan kering, tetapi otoritas belum menetapkan adanya hubungan langsung antara kondisi cuaca dan kedua kecelakaan tersebut. Network Rail meminta masyarakat tidak berspekulasi sebelum seluruh faktor penyebab diperiksa.
Direktur Keselamatan dan Teknik Network Rail Martin Frobisher mengatakan kondisi cuaca sepanjang musim panas memberikan tekanan tambahan terhadap pengoperasian jaringan kereta. Network Rail telah melakukan pemantauan suhu rel, menerapkan pembatasan kecepatan di sejumlah titik, dan menyesuaikan pekerjaan perawatan untuk menghadapi temperatur tinggi. “Cuaca panas dan kering yang belum pernah terjadi sebelumnya musim panas ini menghadirkan tantangan luar biasa bagi perkeretaapian,” kata Frobisher, Jumat (14/8/2026).
Frobisher menegaskan penyelidikan internal juga dilakukan untuk memeriksa seluruh kemungkinan penyebab dan faktor yang berkontribusi terhadap dua kecelakaan tersebut. RAIB secara terpisah masih mengumpulkan bukti di lokasi sehingga penyebab resmi anjloknya kereta di Lewes maupun Wickford belum diumumkan. Pemerintah Inggris menyatakan kecelakaan kereta seperti ini tergolong jarang, tetapi setiap insiden tetap harus diselidiki untuk memastikan penyebabnya.
Kecelakaan kedua membuat perjalanan kereta antara London Liverpool Street dan Southend Victoria terganggu setelah seluruh jalur di sekitar Wickford ditutup. Operator juga memperingatkan penumpang mengenai kemungkinan gangguan signifikan pada sejumlah layanan selama pemeriksaan dan pemulihan jaringan berlangsung. Penyelidikan terhadap dua kereta penumpang yang anjlok dalam waktu kurang dari 24 jam tersebut masih berlangsung. (RHU)