Nikmati fitur lengkap distribusi bias, newsletter, pemberitahuan berita
Dalam 24 Jam, Messi Kehilangan Trofi dan Top Skor Piala Dunia 2026
Bagikan:
Penulis: Adriyan Adirizky Rahmat · Reporter: Adriyan Adirizky R
Kapten Timnas Argentina, Lionel Messi. (Foto: Twitter/@Argentina)
JAKARTA, AFU.ID — Nasib apes menimpa kapten Tim Nasional (Timnas) Argentina, Lionel Andres Messi Cuccittini. Hanya dalam 24 jam, Ia harus rela kehilangan dua gelar sekaligus di Piala Dunia 2026. Pertama, gagal mempertahankan trofi turnamen dan kedua adalah top skor alias pencetak gol terbanyak.
Hal tersebut terjadi setelah Argentina kalah dari Spanyol dalam laga final dengan skor tipis 0-1. Gol Ferran Torres (106’) menjadi pembeda di MetLife Stadium, New Jersey, Amerika Serikat (AS), Senin (20/7/2026) pagi tadi. Alhasil, La Albiceleste harus merelakan singgasana tertinggi turnamen sepak bola terakbar antarnegara dunia kepada La Furia Roja.
Selain kehilangan trofi bersama negaranya, hasil tersebut juga membuat Messi kehilangan gelar top skor. Catatan striker berusia 39 tahun ini terhenti di angka 8 gol dan 4 assist. Ia tertinggal dua gol dari pemain Prancis, yakni Kylian Mbappe, yang berhasil mempertahankan gelar sepatu emas Piala Dunia.
Sebagai informasi, Messi sempat memimpin daftar Top Skor Piala Dunia 2026 pascaberakhirnya fase semifinal. Pesepak bola berjuluk La Pulga ini unggul 1 assist dari Mbappe. Namun, jenderal lini depan Prancis berhasil menyamai torehan itu ketika menghadapi Inggris dalam laga Perebutan Juara 3.
Les Bleus memang harus puas menjadi Juara 4 Piala Dunia 2026 usai kalah 4-6 dari The Three Lions. Akan tetapi, Mbappe sukses membuat 1 assist yang membuatnya setara dengan Messi. Ia bahkan mencetak dua gol yang akhirnya berbuah gelar FIFA Golden Boot untuk kedua kalinya setelah edisi 2022.
Sebagai informasi, Federation Internationale de Football Association (FIFA) telah merumuskan sejumlah aturan spesifik dalam menentukan peringkat top skor. Kriteria pertama tentu saja mengacu kepada pemain yang paling banyak mencetak gol. Jika terdapat dua pemain atau lebih memproduksi jumlah gol yang sama, maka assist menjadi penentu selanjutnya.
FIFA akan memberlakukan syarat berikutnya apabila kedua ketentuan tersebut masih belum menghasilkan pemenang tunggal sepatu emas. Syarat tersebut ialah menghitung total menit si pemain beraksi di atas lapangan selama Piala Dunia 2026. Pemain yang mencatatkan menit bermain paling sedikit akan menempati peringkat lebih tinggi.