Penulis: Nabila Khoerunnisa
JAKARTA, AFU.ID - Mesin turbofan F406 buatan dalam negeri China, dengan daya dorong mencapai 600 kilogram, telah merampungkan uji terbang perdananya di Daerah Otonom Mongolia Dalam, China utara, lapor Xinhua.
Menurut Aero Engine Corporation of China, perusahaan pengembangnya, penerbangan tersebut dilakukan menggunakan drone meteorologi canggih dengan konfigurasi mesin ganda (twin-engine).
Penerbangan yang sukses ini menandai kali pertama China berhasil mencapai kendali mandiri dan aplikasi domestik untuk mesin turbofan canggih berdaya dorong menengah dan kecil di sektor tenaga penerbangan umum, tutur perusahaan tersebut.
Dikembangkan oleh anak perusahaan teknologi milik perusahaan tersebut, F406 berhasil mengisi berbagai kesenjangan teknis dalam kapabilitas mesin turbofan berdaya dorong menengah dan kecil China.
Menurut pihak perusahaan, mesin itu akan digunakan pada berbagai platform misi, termasuk drone inspeksi ketinggian tinggi, drone komunikasi relai, dan pesawat nirawak ketinggian tinggi dengan daya tahan lama. (ANT/NAB)