AFU.id

Fakta Baru Penculikan Jesslyn, Polisi Duga Sang Ibu Dalang di Balik Aksi Penjemputan

Bagikan:

Penulis: Erik Erfinanto

Ringkasan Berita

Polisi mengungkap dugaan baru terkait penculikan atlet golf Jesslyn Wijaya Lay, yang diduga dilakukan atas perintah ibunya karena ketidaksetujuan terhadap hubungan Jesslyn dengan kekasihnya. Setelah diambil dari sebuah restoran di Jakarta Pusat, Jesslyn dibawa ke Semarang dan kemudian ke luar negeri bersama ibu dan tantenya. Meski terdapat laporan bahwa Jesslyn dibawa secara paksa, polisi masih menunggu keterangan langsung dari Jesslyn untuk menentukan apakah peristiwa tersebut merupakan tindak pidana penculikan atau bukan.

Fakta Baru Penculikan Jesslyn, Polisi Duga Sang Ibu Dalang di Balik Aksi Penjemputan
Fakta baru kasus dugaan penculikan pemain golf Jessleyn Wijaya, sang ibu diduga menjadi dalang. (Foto Afuid)

Menurut Darti, Evan mengantar Jesslyn ke restoran tempat acara ulang tahun neneknya pada Senin (13/7/2026). Jesslyn sempat membawa kue ulang tahun dan masih berkomunikasi dengan Evan sekitar pukul 19.00 WIB. Namun, Evan mulai kehilangan kontak dengan Jesslyn sekitar pukul 21.30 WIB. Saat mendatangi restoran, Evan mendapati kue yang dibeli Jesslyn masih berada di lokasi. Berdasarkan keterangan sejumlah saksi yang dihimpun pihak Evan, Jesslyn disebut dibawa secara paksa oleh orang-orang tidak dikenal. Ia diduga dibekap, matanya ditutup, lalu digendong dan dimasukkan ke dalam mobil.

Jesslyn disebut sempat memberontak, berteriak meminta pertolongan, bahkan sempat keluar dari kendaraan. Namun, ia diduga kembali didorong masuk ke dalam mobil. Evan kemudian berupaya menghubungi Jesslyn melalui telepon, surat elektronik, hingga media sosial, tetapi tidak mendapat respons. Ia juga meminta bantuan rekannya untuk melacak keberadaan ponsel Jesslyn.

Menurut pihak Evan, sinyal ponsel Jesslyn sempat terdeteksi berasal dari rumah orang tuanya di kawasan Ancol, Jakarta Utara. Evan akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada polisi dan mendampingi petugas melakukan olah tempat kejadian perkara di restoran. Namun, rekaman CCTV di lokasi tidak dapat diperiksa karena perangkat disebut dalam kondisi rusak. Polisi masih mendalami rangkaian peristiwa tersebut dan akan meminta keterangan langsung dari Jesslyn untuk memastikan apakah terdapat unsur paksaan serta dugaan tindak pidana dalam peristiwa tersebut. (EER)

Berita Terkait

Pilihan Redaksi