Nikmati fitur lengkap distribusi bias, newsletter, pemberitahuan berita
Challenge Hafalan Al Quran Berhadiah Miras, Dua Tersangka Ditahan di Rutan Polda Metro
Bagikan:
Penulis: Raihan Immaduddin
Booth Miras Newport. (Instagram/@Newport)
JAKARTA, AFU.ID — Polisi menahan dua tersangka kasus challenge hafalan Al Quran berhadiah minuman keras yang digelar di salah satu stan Festival Musik The Sounds Project, Ancol, Jakarta Utara. Kedua tersangka berinisial R dan E dipindahkan ke Rumah Tahanan (Rutan) Polda Metro Jaya pada Kamis (13/8/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.
R dan E keluar dari ruang pemeriksaan dengan mengenakan baju tahanan berwarna oranye. Keduanya tidak memberikan pernyataan ketika ditanya awak media dan terlihat berusaha menghindari sorotan kamera saat berjalan menuju ruang tahanan. Petugas kepolisian yang mengawal juga langsung membawa keduanya masuk ke area Rutan Polda Metro Jaya.
Kasus ini mencuat setelah video challenge hafalan Al Quran dengan hadiah minuman keras beredar luas di media sosial. Polisi mengamankan R dan E karena keduanya adalah orang yang terlihat dalam rekaman tersebut. Plh Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Oki Waskito mengatakan penyidik masih mendalami keterlibatan keduanya dalam kegiatan itu.
Penyidikan juga dilakukan dengan memeriksa enam saksi dan menyita dua barang bukti elektronik yang dinilai berkaitan dengan perkara tersebut. Polisi tidak menutup kemungkinan adanya pihak lain yang ikut terlibat sehingga pendalaman masih terus dilakukan. "Tidak menutup kemungkinan untuk merembet ke pihak lain," ujar Oki.
Kedua tersangka dijerat Pasal 300 dan/atau Pasal 301 KUHP tentang tindak pidana terhadap agama, kepercayaan, dan kehidupan beragama. Polisi masih mendalami peran masing-masing tersangka dan kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam kegiatan tersebut. Proses penyidikan selanjutnya akan menentukan perkembangan perkara ini.
Sementara itu, pembawa acara bernama Ega telah menyampaikan permintaan maaf melalui media sosial. Ia mengklaim tantangan tersebut bermula dari sayembara spontan yang disampaikan seorang audiens kepada pengunjung lain. Menurut Ega, audiens tersebut memberikan tantangan untuk melafalkan salah satu surat Al Quran dengan menawarkan minuman keras sebagai imbalan.(RAI)