JAKARTA, AFU.ID — Kebiasaan mendengkur saat tidur pada malam hari tidak hanya dianggap gangguan ringan, tetapi juga dapat berdampak pada kesehatan mental hingga daya ingat seseorang. Kondisi ini disebut bisa menjadi indikasi gangguan tidur yang lebih serius.
Spesialis tidur, Nitin, menjelaskan mendengkur memang umum terjadi dan kerap dikaitkan dengan kelelahan atau proses penuaan. “Namun dalam beberapa kasus, mendengkur dapat menandakan obstructive sleep apnea (OSA), yaitu gangguan ketika pernapasan berhenti dan kembali berulang saat tidur,” paparnya, dikutip dari warta Hindustan Times, Rabu (17/6/2026).
Ia menegaskan, tidur yang berkualitas sangat penting bagi fungsi otak untuk beristirahat, memproses informasi, serta menyimpan memori. Gangguan pada fase tidur dapat menghambat proses pemulihan tersebut.
Menurut Nitin, mendengkur yang berkaitan dengan apnea tidur berpotensi menyebabkan penurunan kadar oksigen dalam darah secara berulang. Kondisi ini juga dapat mengganggu fase rapid eye movement (REM) yang berperan penting dalam pemulihan fungsi otak.
Dalam jangka panjang, gangguan tersebut dapat memicu penurunan fungsi kognitif, termasuk melemahnya daya ingat, konsentrasi, hingga kemampuan belajar seseorang. Orang yang mengalami mendengkur berat sering kali tidak menyadari kualitas tidurnya buruk. Akibatnya, pada siang hari mereka dapat merasa cepat lelah, mudah tersinggung, sulit fokus, hingga mengalami penurunan performa kerja.
Nitin juga menyebut kondisi ini dapat memengaruhi stabilitas emosi, seperti mudah rewel, mengantuk berlebihan, dan mengalami gangguan konsentrasi yang berulang. Dalam beberapa kasus, hal tersebut juga berkaitan dengan masalah kesehatan mental seperti kecemasan dan depresi.
Selain itu, mendengkur dan apnea tidur diketahui dapat meningkatkan risiko penyakit lain seperti tekanan darah tinggi, stroke, diabetes, hingga gangguan jantung. Untuk mengurangi risiko, disarankan menjaga berat badan ideal, tidur dengan posisi miring, berhenti merokok, serta menghindari alkohol dan makanan berat sebelum tidur. (ANT/RAI)