Nikmati fitur lengkap distribusi bias, newsletter, pemberitahuan berita
Rekayasa Lalu Lintas 17 Agustus di Jakarta: Ini Daftar Jalan yang Terdampak dan Rute Alternatifnya
Bagikan:
Penulis: Raihan Immaduddin
Arsip - Pemprov DKI Jakarta memberlakukan rekayasa lalu lintas di Jl Sudirman-MH Thamrin selama malam pergantian tahun baru 2025. (ANTARA FOTO/DWI PRASETYA)
JAKARTA, AFU.ID— Sejumlah ruas jalan di Jakarta akan mengalami rekayasa lalu lintas secara situasional pada Senin (17/8/2026) untuk mendukung rangkaian perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia. Pengaturan diterapkan mulai dari kirab Bendera Pusaka, upacara detik-detik Proklamasi, Pesta Rakyat, hingga malam perayaan dan karnaval kendaraan hias. Sebanyak 500 petugas Dishub DKI Jakarta disiagakan untuk mengatur arus kendaraan di sejumlah titik kegiatan.
Kepala Dishub DKI Jakarta Budi Awaluddin mengatakan pengaturan lalu lintas dilakukan dengan menyesuaikan kondisi di lapangan. “Kami menyiapkan pengaturan lalu lintas secara situasional agar seluruh rangkaian perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-81 dapat berlangsung dengan aman dan tertib,” kata Budi dalam keterangannya, Minggu (16/8/2026). Masyarakat yang tidak memiliki kepentingan di kawasan kegiatan diimbau menggunakan rute alternatif atau transportasi umum.
Kirab dan Upacara Bendera
Rekayasa lalu lintas saat kirab dan upacara berlangsung pada pukul 07.30-11.30 WIB serta 16.30-18.30 WIB. Sejumlah ruas jalan yang terdampak meliputi Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan Medan Merdeka Utara, Jalan Veteran I, II, III, dan Jalan Majapahit sisi timur arah utara menuju selatan. Dishub juga menyiapkan sejumlah rute alternatif bagi pengendara.
Harmoni menuju Tugu Tani: Jalan Ir H Juanda → Jalan Pos → Jalan Gedung Kesenian → Jalan Lapangan Banteng Utara/Barat → Jalan Taman Pejambon → Jalan Medan Merdeka Timur → Jalan MI Ridwan Rais.
Harmoni menuju Karet: Jalan Ir H Juanda → Jalan Suryopranoto → Jalan Balikpapan → Jalan Cideng Timur → Jalan KH Mas Mansyur.
Tugu Tani menuju Harmoni: Jalan MI Ridwan Rais → Jalan Medan Merdeka Timur → Jalan Perwira → Jalan Lapangan Banteng Barat → Jalan Katedral → Jalan Ir H Juanda.
Tugu Tani menuju Tanah Abang: Jalan MI Ridwan Rais → Jalan Medan Merdeka Selatan → Jalan Budi Kemuliaan.
Bundaran HI menuju Harmoni: Jalan MH Thamrin → Jalan Budi Kemuliaan → Jalan Abdul Muis → Jalan Majapahit.
Pengaturan lalu lintas juga diberlakukan selama Pesta Rakyat yang berlangsung pukul 08.00-23.00 WIB di kawasan Monumen Nasional. Sejumlah ruas yang terdampak meliputi Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan Medan Merdeka Utara, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jalan Budi Kemuliaan, Jalan MH Thamrin segmen Simpang Patung Kuda-Simpang Kebon Sirih, Jalan Veteran I, II, III, dan Jalan Majapahit sisi timur arah utara menuju selatan. Berikut rute alternatif yang disiapkan:
Bundaran HI menuju Harmoni: Jalan MH Thamrin → Jalan Kebon Sirih → Jalan H Fachrudin → Jalan Jati Baru Raya → Jalan Abdul Muis → Jalan Majapahit.
Jalan Agus Salim menuju Senen: Jalan Kebon Sirih → Jalan Arief Rachman Hakim.
Tanah Abang menuju Tugu Tani: Jalan Jati Baru Raya → Jalan Kebon Sirih.
Tanah Abang menuju Harmoni: Jalan Jati Baru Raya → Jalan Abdul Muis → Jalan Majapahit.
Malam Perayaan dan Karnaval Kendaraan Hias
Malam perayaan dan karnaval kendaraan hias berlangsung pukul 19.00-23.00 WIB. Rute karnaval dimulai dari Jalan Silang Merdeka Barat-Monas, kemudian melewati Jalan MH Thamrin sisi timur, Bundaran HI, Jalan Jenderal Sudirman sisi timur, hingga Jalan Galunggung dan berakhir di Taman Dukuh Atas Skatepark. Rekayasa lalu lintas akan menyesuaikan pergerakan karnaval di sepanjang rute tersebut.
Harmoni menuju Kuningan: Jalan Suryopranoto → Jalan Balikpapan → Jalan Cideng Timur → Jalan KH Mas Mansyur → Jalan Prof Dr Satrio.
Menteng menuju Tanah Abang: Jalan Imam Bonjol → Jalan H Agus Salim → Jalan KH Wahid Hasyim → Jalan KH Mas Mansyur.
Kuningan/Senayan menuju Harmoni: Jalan KH Mas Mansyur → Jalan Cideng Barat → Jalan Balikpapan → Jalan Suryopranoto.
Dishub DKI Jakarta mengimbau masyarakat yang tidak memiliki kepentingan di kawasan kegiatan untuk menghindari ruas jalan yang terdampak rekayasa. Pengendara juga diminta mengikuti arahan petugas selama pengaturan lalu lintas berlangsung. Penggunaan transportasi umum menjadi salah satu pilihan untuk mengurangi kepadatan kendaraan di sekitar lokasi perayaan. (RAI)