AFU.id

Anomali Turunnya Harga TBS Sawit, Gara-Gara Kartel, Sengatan Dolar atau Ketidakpastian Regulasi Danantara?

Bagikan:

Penulis: Agung RiyadiReporter: M. Agung Riyadi

Ringkasan Berita

Menteri Pertanian Amran Sulaiman gusar dengan anjloknya harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit hingga 17% di tingkat petani. Dinilai sebagai anomali di tengah lonjakan harga CPO global sebesar 47%. Kementan dan Satgas Pangan Polri menuding adanya kartel di balik fenomena ini. Para pelaku usaha dan asosiasi petani melihat anomali ini dari sudut pandang berbeda. Penurunan harga TBS merupakan respons psikologis pasar akibat ketidakpastian regulasi ekspor satu pintu lewat badan superholding baru, PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI). Pemerintah disarankan melakukan reformasi tata kelola yang produktif dan transparan, ketimbang melakukan penegakan hukum semata yang belum tentu tepat sasaran.

Anomali Turunnya Harga TBS Sawit, Gara-Gara Kartel, Sengatan Dolar atau Ketidakpastian Regulasi Danantara?
Petani sawit menaikkan tandan buah segar (TBS) ke truk pengangkut sawit (ANTARA)

Berita Terkait

Pilihan Redaksi