Partai NasDem kembali menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto hingga akhir periode 2029.
Wakil Ketua Umum partai NasDem, Saan Mustopa. (Foto: AFU.ID/Fadhlan Robbani)
JAKARTA, AFU.ID - Partai NasDem kembali menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto hingga akhir periode 2029. Meski tidak menempatkan kadernya di dalam jajaran kabinet, NasDem memastikan tetap menjadi bagian dari koalisi pemerintah.
"NasDem tetap berkomitmen menjadi bagian dari pemerintah. Walaupun orang mengatakan tidak ada kader di pemerintahan, tapi kita sampaikan bahwa NasDem 100 persen mendukung pemerintah," kata Wakil Ketua Umum partai NasDem, Saan Mustopa di Jakarta, Senin 13 April 2026.
Saan menjelaskan bahwa komunikasi antara Ketua Umum NasDem Surya Paloh dan Presiden Prabowo merupakan hal yang lazim terjadi dalam koalisi untuk menyelaraskan pandangan dan persepsi terhadap program-program prioritas pemerintah. Ia menyebut dukungan maksimal diberikan agar agenda strategis pemerintah dapat berjalan sukses dan dirasakan manfaatnya oleh rakyat.
Terkait dengan kritik media, termasuk ilustrasi sampul majalah Tempo yang menyinggung posisi politik Surya Paloh, Saan meminta semua pihak untuk saling menghargai. Menurutnya, kritik adalah hal biasa dalam demokrasi, namun harus tetap menjunjung etika jurnalistik.
"Kritik itu hal biasa, tapi saling menghormati dan tidak saling merendahkan itu penting. Ini bagian dari etika dan kaidah jurnalistik. Tidak perlu merendahkan satu sama lain, apalagi dalam konteks ini adalah ketua partai," tuturnya.
Selain itu, Saan juga sempat menyinggung keprihatinannya atas banyaknya kepala daerah yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT). Ia menghimbau seluruh kader NasDem yang menjabat sebagai kepala daerah untuk menjaga integritas dan menahan diri dari hasrat materi.
"Kita menjadi kepala daerah itu bukan mentransaksikan posisi untuk hal-hal pragmatis materi, tapi mentransaksikan apa yang kita miliki untuk kepentingan rakyat banyak agar daerahnya lebih maju," pungkasnya. (*)