Penulis: Raihan Immaduddin
JAKARTA, AFU.ID — Pep Guardiola memberi sinyal belum akan menerima tawaran melatih Timnas Italia meski namanya masuk dalam daftar kandidat pelatih baru Gli Azzurri. Pelatih asal Spanyol itu mengaku belum memiliki keinginan kembali ke dunia kepelatihan karena masih ingin menikmati masa rehat dari sepak bola.
Pernyataan tersebut muncul di tengah proyek pembenahan yang disiapkan Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) usai timnas mereka kembali gagal lolos ke Piala Dunia 2026. Selain menunjuk Paolo Maldini sebagai Direktur Teknik, FIGC juga dikabarkan membidik Guardiola untuk memimpin kebangkitan Italia. Namun, Guardiola menegaskan dirinya belum merasakan kerinduan untuk kembali melatih.
Ia ingin menjalani kehidupan di luar sepak bola setelah hampir dua dekade terus bekerja sebagai pelatih. "Saya mulai melatih saat berusia 37 tahun dan seluruh hidup saya sejak itu terhubung dengan sepak bola. Sekarang saya ingin menemukan kehidupan lain dan bahagia melakukan hal-hal yang tidak berkaitan dengan sepak bola," ujar Guardiola, dikutip dari Football Italia.
Karier kepelatihan Guardiola dimulai bersama Barcelona B pada 2007 sebelum naik ke tim utama Barcelona setahun kemudian. Setelah meninggalkan Barcelona pada 2012, ia sempat beristirahat selama semusim sebelum menangani Bayern Munich mulai 2013. Guardiola kemudian melatih Bayern selama tiga musim sebelum bergabung dengan Manchester City pada 2016. Bersama City, ia bertahan selama 10 tahun sehingga total telah menghabiskan 18 dari 19 tahun terakhir sebagai pelatih klub.
Meski mengaku masih mencintai pekerjaannya, Guardiola menilai setiap orang membutuhkan waktu untuk berhenti sejenak. Ia baru akan kembali melatih jika benar-benar merasakan keinginan tersebut. "Mungkin suatu hari nanti saya akan bangun dan berkata, 'Baiklah, saya ingin melatih lagi.' Saya perlu merasakan kerinduan itu terlebih dahulu, dan sekarang saya belum merasakannya," katanya.
Guardiola mengatakan keputusan rehat juga didorong keinginannya untuk lebih menjaga diri dan menghabiskan waktu bersama keluarga. Ia ingin menikmati momen bersama anak-anaknya dan ayahnya yang kini berusia 95 tahun. "Saya memutuskan berhenti karena ingin merawat diri saya lebih baik. Saya ingin menghabiskan lebih banyak waktu bersama anak-anak saya dan ayah saya yang masih hidup," tutup Guardiola. (RAI)