AFU.id

Sejarah ASEAN Championship: Panggung Terpanas Rivalitas Sepak Bola Antarnegara Asia Tenggara

Bagikan:

Penulis: Adriyan Adirizky RahmatReporter: Adriyan Adirizky R

Ringkasan Berita

ASEAN Championship 2026, edisi ke-16 dari turnamen sepak bola antarnegara Asia Tenggara, akan dimulai pada 24 Juli hingga 24 Agustus 2026, diselenggarakan oleh ASEAN Football Federation (AFF) yang didirikan pada 1984. Turnamen ini mengalami beberapa perubahan nama dan format sejak edisi pertamanya pada 1996, yang awalnya dikenal sebagai Piala Tiger, kemudian berganti menjadi Piala AFF, dan kini rebranded menjadi ASEAN Championship. Format terbaru yang diterapkan adalah setiap negara akan menjadi tuan rumah dua pertandingan kandang, dengan fase grup dan semifinal serta final menggunakan sistem dua leg.

Sejarah ASEAN Championship: Panggung Terpanas Rivalitas Sepak Bola Antarnegara Asia Tenggara
Logo ASEAN Championship 2026. (Foto: Official AFF)

Perubahan Format ASEAN Championship

Selain dua kali berganti nama, AFF telah enam kali melakukan perubahan format untuk ASEAN Championship. Tiga edisi pertama (1996, 1998, dan 2000) menggunakan format single host alias tuan rumah tunggal. Oleh karenanya, seluruh pertandingan fase grup, semifinal, perebutan juara tiga, hingga final berlangsung di satu negara.

AFF mulai menerapkan format dua tuan rumah sejak edisi keempat (2002) hingga ke-11 (2016). Khusus Piala Tiger 2002, semua laga semifinal, perebutan juara tiga, dan final terlaksana di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta. Perubahan kedua terjadi pada edisi kelima (2004), yang mana AFF menerapkan sistem dua leg untuk semifinal dan final. Sementara itu, duel perebutan juara tiga masih tetap satu leg.

AFF kembali merumuskan perubahan format ketiga pada edisi keenam (2007). Kala itu, tak ada pertandingan perebutan juara tiga yang berlaku hingga kini. Perubahan keempat baru terjadi pada edisi ke-12 (2018), dengan seluruh negara mendapat dua kesempatan menjadi tuan rumah pada fase grup.

Format satu negara tuan rumah yang berlaku pada edisi pertama hingga ketiga, kembali terulang pada Piala AFF 2020. Singapura kembali mendapat kepercayaan penuh untuk menjadi penyelenggara tunggal pada edisi ke-13. Meski begitu, pertandingan semifinal dan final tetap berlangsung dalam dua leg dan tanpa perebutan juara tiga.

AFF akhirnya kembali menerapkan format yang berlaku pada edisi sebelumnya untuk penyelenggaraan 2022 hingga 2026. Seluruh negara berhak menggelar dua laga di kandang sendiri dan dua kali bertandang pada babak penyisihan grup. Adapun pada fase semifinal dan final, masih memakai sistem dua kali pertemuan.

Nama dan Format Turnamen

1. Piala Tiger 1996:

  • Tuan Rumah = Singapura;

  • Format = Fase Grup dengan satu leg untuk pertandingan Semifinal, Perebutan Juara 3, dan Final.

2. Piala Tiger 1998:

  • Tuan Rumah = Vietnam;

  • Format = Fase Grup dengan satu leg untuk pertandingan Semifinal, Perebutan Juara 3, dan Final.

3. Piala Tiger 2000:

  • Tuan Rumah = Thailand;

  • Format = Fase Grup dengan satu leg untuk pertandingan Semifinal, Perebutan Juara 3, dan Final.

4. Piala Tiger 2002:

  • Tuan Rumah = Indonesia (Grup A) dan Singapura (Grup B);

  • Format = Fase Grup dengan satu leg untuk pertandingan Semifinal, Perebutan Juara 3, dan Final yang berlangsung di SUGBK.

5. Piala Tiger 2004:

  • Tuan Rumah = Vietnam (Grup A) dan Malaysia (Grup B);

  • Format = Fase Grup dengan dua leg untuk pertandingan Semifinal dan Final serta satu leg untuk pertandingan Perebutan Juara 3.

6. Piala AFF 2007:

  • Tuan Rumah = Thailand (Grup A) dan Singapura (Grup B);

  • Format = Fase Grup dengan dua leg untuk pertandingan Semifinal dan Final, tanpa pertandingan Perebutan Juara 3.

7. Piala AFF 2008:

  • Tuan Rumah = Indonesia (Grup A) dan Thailand (Grup B);

  • Format = Fase Grup dengan dua leg untuk pertandingan Semifinal dan Final, tanpa pertandingan Perebutan Juara 3.

8. Piala AFF 2010:

  • Tuan Rumah = Indonesia (Grup A) dan Vietnam (Grup B);

  • Format = Fase Grup dengan dua leg untuk pertandingan Semifinal dan Final, tanpa pertandingan Perebutan Juara 3.

9. Piala AFF 2012:

  • Tuan Rumah = Thailand (Grup A) dan Malaysia (Grup B);

  • Format = Fase Grup dengan dua leg untuk pertandingan Semifinal dan Final, tanpa pertandingan Perebutan Juara 3.

10. Piala AFF 2014:

  • Tuan Rumah = Vietnam (Grup A) dan Singapura (Grup B);

  • Format = Fase Grup dengan dua leg untuk pertandingan Semifinal dan Final, tanpa pertandingan Perebutan Juara 3.

11. Piala AFF 2016:

  • Tuan Rumah = Filipina (Grup A) dan Myanmar (Grup B);

  • Format = Fase Grup dengan dua leg untuk pertandingan Semifinal dan Final, tanpa pertandingan Perebutan Juara 3.

12. Piala AFF 2018:

  • Tuan Rumah = Seluruh peserta menggelar dua pertandingan kandang;

  • Format = Fase Grup dengan dua leg untuk pertandingan Semifinal dan Final, tanpa pertandingan Perebutan Juara 3.

13. Piala AFF 2020:

  • Tuan Rumah = Singapura;

  • Format = Fase Grup dengan dua leg untuk pertandingan Semifinal dan Final, tanpa pertandingan Perebutan Juara 3.

14. Piala AFF 2022:

  • Tuan Rumah = Seluruh peserta menggelar dua pertandingan kandang;

  • Format = Fase Grup dengan dua leg untuk pertandingan Semifinal dan Final, tanpa pertandingan Perebutan Juara 3.

15. Piala AFF 2024:

  • Tuan Rumah = Seluruh peserta menggelar dua pertandingan kandang;

  • Format = Fase Grup dengan dua leg untuk pertandingan Semifinal dan Final, tanpa pertandingan Perebutan Juara 3.

16. ASEAN Championship 2026:

  • Tuan Rumah = Seluruh peserta menggelar dua pertandingan kandang;

  • Format = Fase Grup dengan dua leg untuk pertandingan Semifinal dan Final, tanpa pertandingan Perebutan Juara 3. (ADR)

Berita Terkait

Pilihan Redaksi