JAKARTA, AFU.ID — Pagar besi bermunculan hampir bersamaan di tiga pusat perbelanjaan milik Pakuwon Group di Surabaya. Setelah Pakuwon Mall, Royal Plaza, dan Pakuwon City Mall, manajemen berencana memasang pagar serupa di Tunjungan Plaza untuk memudahkan pengamanan saat terjadi demonstrasi di sekitar Gedung Negara Grahadi. Pemasangan pagar tersebut ramai diperbincangkan di media sosial. Sejumlah warganet mengaitkannya dengan kondisi ekonomi perusahaan hingga kekhawatiran terhadap gangguan keamanan, tetapi Pakuwon Group membantah spekulasi itu.
Direktur Marketing Pakuwon Group Sutandi Purnomosidi mengatakan alasan pemasangan pagar berbeda di setiap pusat perbelanjaan. Di Pakuwon Mall Surabaya Barat, pagar dibangun untuk mengantisipasi risiko kecelakaan setelah Jalan Radial Road Lontar mulai digunakan. Jalan baru tersebut diperkirakan meningkatkan pergerakan kendaraan di sekitar kawasan mal. Pagar akan membatasi pejalan kaki agar tidak masuk dari sembarang titik dan mengarahkan mereka melalui akses resmi.
Sementara itu, pagar Royal Plaza diganti karena kondisinya telah keropos setelah digunakan hampir 10 tahun. Pengerjaannya kemudian dilakukan berdekatan dengan pemasangan pagar di Pakuwon City Mall. Tunjungan Plaza menjadi pusat perbelanjaan berikutnya yang akan dipagari. Lokasinya yang berdekatan dengan Gedung Negara Grahadi menjadi salah satu pertimbangan manajemen. “Kalau di TP ini memang sekalian kami bangun pagar untuk pengamanan kalau ada aksi di Grahadi,” kata Sutandi.
Menurut dia, keberadaan pagar permanen membuat petugas keamanan tidak perlu berulang kali memasang dan memindahkan barikade portabel setiap kali demonstrasi berlangsung di kawasan tersebut. Manajemen juga membantah pemasangan pagar dilakukan karena kondisi keuangan perusahaan memburuk. Sutandi mengklaim aktivitas bisnis dan penjualan ritel Pakuwon Group selama semester pertama 2026 masih berjalan baik. Ia mengatakan kinerja perusahaan dapat diperiksa melalui laporan keuangan PT Pakuwon Jati Tbk yang dipublikasikan kepada Bursa Efek Indonesia. (RHU)