Penulis: Raihan Immaduddin
JAKARTA, AFU.ID — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor menyalurkan 10.000 liter air bersih kepada ratusan warga yang terdampak kekeringan di Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Bantuan tersebut diberikan setelah sumber air di sejumlah wilayah mengering akibat musim kemarau.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor M. Adam Hamdani mengatakan distribusi air bersih dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari pemerintah desa pada Senin (6/7/2026). Tim BPBD kemudian langsung melakukan koordinasi, asesmen lapangan, dan menyalurkan bantuan kepada warga yang membutuhkan. "Bantuan langsung kami distribusikan setelah dilakukan asesmen di lokasi," kata Adam, Selasa (7/7/2026).
Air bersih disalurkan ke Kampung Landeuh RT 01/RW 02 dan Kampung Ciburial RT 03/RW 03 dan RT 01/RW 03. Sebanyak 120 kepala keluarga atau 555 jiwa terdampak krisis air bersih di dua wilayah tersebut. Rinciannya, 50 kepala keluarga atau 210 jiwa berada di Kampung Landeuh, sedangkan 70 kepala keluarga atau 345 jiwa berada di Kampung Ciburial. BPBD mendistribusikan bantuan menggunakan satu unit mobil tangki dengan dua kali pengiriman. Pasokan air diambil dari BPBD Kabupaten Bogor dan titik pengisian air curah Tirta Nirwana Citaringgul.
Hasil asesmen menunjukkan kondisi paling parah terjadi di Kampung Ciburial. Sumber air di kawasan tersebut telah mengering sehingga sebagian besar sumur warga tidak lagi dapat digunakan. Akibatnya, warga terpaksa mencari air hingga ke kawasan Gunung Pancar untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sementara itu, beberapa sumur di Kampung Landeuh masih dapat dimanfaatkan, meski debit airnya terus menurun seiring berkurangnya curah hujan.
BPBD Kabupaten Bogor menyebut kebutuhan paling mendesak saat ini adalah pasokan air bersih. Pemerintah daerah akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan dan berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk menentukan langkah penanganan lanjutan apabila kekeringan semakin meluas. (RAI)