Nikmati fitur lengkap distribusi bias, newsletter, pemberitahuan berita
Kebakaran Tiga Gudang di Kosambi Tangerang, Api Diduga dari Gudang Paket Shopee
Bagikan:
Penulis: Raihan Immaduddin
Kebakaran melanda tiga gudang di Kawasan Pergudangan Sentra Kosambi, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten, Minggu (9/8/2026). (Dok. BPBD Kabupaten Tangerang)
JAKARTA,AFU.ID — Kebakaran melanda tiga gudang di Kawasan Pergudangan Sentra Kosambi, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten, Minggu (9/8/2026). Kobaran api disertai asap hitam tebal terlihat membumbung dari area pergudangan dan membakar sejumlah bagian bangunan. Tiga gudang yang terdampak diketahui digunakan untuk menyimpan paket belanja daring, plastik, dan suku cadang kendaraan atau sparepart motor.
Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 10.10 WIB. Berdasarkan informasi awal, api diduga muncul dari gudang penyimpanan paket milik Shopee sebelum merambat ke dua gudang di sekitarnya. Petugas pemadam kebakaran langsung dikerahkan ke lokasi. Material yang mudah terbakar membuat kobaran api cepat membesar dan menyulitkan proses pemadaman.
Komandan Pos Damkar BPBD Kosambi, Husni, mengatakan kondisi api masih cukup berat ketika petugas melakukan penanganan. Ia menyebut, gudang penyimpanan paket dan gudang plastik menjadi dua bangunan yang mengalami dampak paling parah. Sebanyak 11 unit armada pemadam kebakaran dengan sekitar 60 personel dikerahkan untuk mengendalikan api.
Petugas dari sejumlah pos pemadam di wilayah Kabupaten Tangerang turut membantu proses pemadaman sekaligus mencegah api menjalar lebih luas. Hingga sore hari, satu gudang telah berhasil dipadamkan sementara dua bangunan lainnya masih dalam penanganan petugas. Kebakaran tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka karena tidak ada pekerja yang berada di dalam gudang saat kejadian. Aktivitas operasional sedang berhenti karena hari Minggu, sementara lokasi pergudangan juga berada cukup jauh dari permukiman warga.
"Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa kebakaran ini. Untuk kerugian, kita masih belum bisa memperkirakannya," ujar Husni. Hingga berita ini ditulis, petugas masih melakukan pemadaman dan pendinginan di area terdampak. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan meski dugaan awal mengarah pada korsleting listrik, sedangkan nilai kerugian belum dapat ditaksir. Pemeriksaan lebih lanjut akan dilakukan setelah seluruh api berhasil dipadamkan untuk memastikan sumber kebakaran dan menghitung dampak kerusakan. (RAI)