JAKARTA, AFU.ID — Jumlah korban meninggal dalam kebakaran Kapal Motor (KM) Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Sumenep, Madura, Jawa Timur, bertambah menjadi lima orang hingga Minggu (2/8/2026) pukul 18.00 WIB. Tim SAR gabungan juga masih melakukan pencarian terhadap 39 penumpang dan awak kapal yang belum ditemukan. Sementara itu, sebanyak 227 orang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat dari total 271 orang yang tercatat dalam manifes.
Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya Nanang Sigit membeberkan, proses pencarian terus dilakukan dengan mengacu pada data manifes penumpang dan awak kapal. Lima korban meninggal dunia saat ini masih berada di kapal-kapal yang terlibat dalam operasi penyelamatan sebelum dievakuasi ke darat. "Data terakhir, korban terevakuasi 232 dari 271. Dengan kondisi korban selamat 227 dan kondisi meninggal dunia lima orang," ujar Nanang.
Untuk mempercepat proses evakuasi, Basarnas mengerahkan 11 armada menuju lokasi kebakaran di perairan utara Sumenep. Kapal yang diterjunkan antara lain KN SAR 249 Permadi, RIB 01 Sumenep, KRI Nala 363, TB Hasnur 26, Meratus Project 3, Meratus Pematang Siantar, Transco Arafura, Prakarsa Mas, Selaras Mas, SC Aila XVII, dan Icon Daniel. Operasi pencarian juga dibantu kapal-kapal niaga yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Berdasarkan pembaruan data Basarnas, KM Meratus Pematang Siantar mengevakuasi 109 korban selamat dan dua korban meninggal dunia. TB Hasnur 26 mengevakuasi 65 korban selamat dan satu korban meninggal, sedangkan Meratus Project 3 membawa 13 korban selamat serta satu korban meninggal. Satu korban meninggal lainnya ditemukan dan dievakuasi KM Icon Daniel, sementara kapal lainnya berhasil menyelamatkan puluhan penumpang dari laut.
Korban selamat selanjutnya dibawa menuju Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, dan Pelabuhan Kalianget, Sumenep, untuk menjalani pemeriksaan kesehatan. Tim medis telah disiagakan di kedua lokasi guna memberikan penanganan kepada penumpang yang membutuhkan perawatan. "Kami mempersiapkan di Tanjung Perak dan juga di Kalianget, tergantung dari nanti kondisi korbannya seperti apa," kata Nanang.
Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 terjadi saat kapal berlayar dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, menuju Makassar pada Minggu pagi. Setelah menerima laporan kejadian, Kantor SAR Kelas A Surabaya langsung mengerahkan tim penyelamat beserta KN SAR 249 Permadi menuju lokasi untuk membantu proses evakuasi. Hingga Minggu petang, pencarian terhadap 41 penumpang dan awak kapal yang masih belum ditemukan terus dilanjutkan.
Penyebab kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 hingga kini masih dalam penyelidikan oleh otoritas terkait. Tim SAR bersama unsur TNI, Polri, Kementerian Perhubungan, dan kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi tetap melanjutkan operasi pencarian untuk memastikan seluruh penumpang dan awak kapal dapat ditemukan. (RAI)