JAKARTA, AFU.ID — Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Mutiara Santosa 2 yang melayani rute Surabaya-Makassar terbakar di Perairan Utara Sumenep, Madura, Minggu (2/8/2026). Badan SAR Nasional (Basarnas) mengerahkan Kapal Negara (KN) SAR 249 Permadi untuk membantu proses evakuasi sekitar 250 penumpang yang berada di atas kapal (person on board/POB).
Nakhoda kapal melaporkan kebakaran tersebut sekitar pukul 06.00-07.00 WIB. Setelahnya, komunikasi dengan nakhoda diketahui terputus tak lama setelah laporan itu disampaikan. Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit PH mengatakan pihaknya menerima informasi awal dari petugas Syahbandar Tanjung Perak pada pukul 08.24 WIB mengenai kebakaran kapal di perairan utara Madura.
"Setelah menerima laporan, kami langsung berkoordinasi dengan instansi terkait dan menyiapkan KN SAR 249 Permadi beserta tim penyelamat menuju lokasi kejadian," kata Nanang. Informasi dari PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP) selaku operator kapal menyebut KMP Mutiara Santosa 2 mengangkut sekitar 250 POB saat kejadian.
Hasil koordinasi Pos SAR Sumenep dengan SROP Kalianget pada pukul 09.45 WIB menyebutkan posisi kapal berada sekitar 19 mil laut di utara Pulau Burung, Sapudi. Kondisi kapal saat itu dilaporkan hampir terbakar habis, sementara para penumpang bertahan di anjungan dan haluan kapal. Kapal Meratus Project 3 yang berada di sekitar lokasi tidak dapat merapat untuk membantu karena membawa muatan bahan yang mudah terbakar.
Kapal tunda TB Hasnur 26 kemudian bergerak mendekati KMP Mutiara Santosa 2 dan mulai mengevakuasi penumpang pada pukul 09.59 WIB. Pos SAR Sumenep turut mengerahkan satu unit rigid inflatable boat (RIB) untuk mempercepat proses evakuasi di lokasi kejadian.
Pada pukul 10.20 WIB, sejumlah penumpang dilaporkan melompat ke laut dan berhasil dievakuasi oleh TB Hasnur 26 serta kapal British Mentor. Setidaknya empat kapal berada di sekitar lokasi untuk memberikan bantuan evakuasi. "KN SAR 249 Permadi menuju lokasi dengan estimasi waktu tempuh sekitar enam jam," tuturnya. (NAD)