JAKARTA, AFU.ID — Sebanyak 122 penumpang dan awak KMP Mutiara Sentosa II berhasil dievakuasi ke darat setelah kebakaran kapal di perairan utara Sumenep, Jawa Timur, hingga Senin (3/8/2026) dini hari. Sebanyak 113 korban tiba melalui Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, sedangkan sembilan korban lainnya dievakuasi ke Pelabuhan Kalianget, Sumenep. Berdasarkan pembaruan Basarnas, total 236 penumpang dan awak kapal telah berhasil dievakuasi, terdiri atas 231 orang selamat dan lima korban meninggal dunia.
Korban yang tiba di Pelabuhan Tanjung Perak dibawa menggunakan KM Meratus Pematang Siantar dan mulai dievakuasi ke dermaga sekitar pukul 23.15 WIB. Petugas gabungan mengevakuasi para penyintas secara bertahap sebelum mengarahkan mereka menuju area pemeriksaan kesehatan. Sementara itu, dua korban meninggal dunia langsung dipindahkan menggunakan ambulans menuju rumah sakit.
Sebelum meninggalkan kapal, seluruh korban selamat menjalani proses triase oleh tim medis. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kondisi fisik korban sekaligus menentukan kebutuhan penanganan lanjutan. Setelah itu, para penyintas dibawa ke Gedung Gapura Surya Nusantara (GSN) Pelabuhan Tanjung Perak untuk menjalani pendataan.
Kepala Kantor SAR Surabaya sekaligus SAR Mission Coordinator (SMC) Nanang Sigit mengatakan sebagian korban lainnya dievakuasi melalui Pelabuhan Kalianget menggunakan KN SAR 249 Permadi. Empat korban dirujuk ke RS Garam Sumenep untuk mendapatkan perawatan, sedangkan lima korban lainnya diberangkatkan ke Surabaya setelah proses pendataan selesai. "Sebanyak 111 korban selamat kami dahulukan untuk turun dari KM Meratus Pematang Siantar. Setelah itu mereka dibawa ke Terminal Gapura Surya Nusantara untuk menjalani pendataan oleh petugas gabungan," ujar Nanang.
Operasi penyelamatan melibatkan sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi kebakaran. KM Meratus Pematang Siantar mengevakuasi korban terbanyak, disusul TB Hasnur 26, Meratus Project 3, Selaras Mas, Ferindo I, SC Aila XVII, British Mentor, serta beberapa kapal lain yang turut membantu proses evakuasi. Basarnas juga mengerahkan KN SAR 249 Permadi, RIB 01 Sumenep, KRI Nala-363, KRI Bung Hatta-370, beserta tim penyelamat dan tenaga medis.
Hingga Senin dini hari, proses pendataan, pemeriksaan kesehatan, dan identifikasi korban masih berlangsung di Pelabuhan Tanjung Perak maupun Pelabuhan Kalianget. Tim SAR gabungan juga terus memantau kedatangan kapal-kapal lain yang masih membawa korban dari lokasi kebakaran. Operasi pencarian dan evakuasi tetap dilanjutkan hingga seluruh penumpang dan awak kapal berhasil dipastikan keberadaannya. Penyebab kebakaran KMP Mutiara Sentosa II masih dalam penyelidikan otoritas terkait. Basarnas bersama unsur TNI, Polri, Kementerian Perhubungan, dan kapal-kapal yang terlibat masih bersiaga untuk mendukung proses pencarian dan penanganan korban. (RAI)