JAKARTA, AFU.ID — Prosesi pengibaran Sang Merah Putih dalam Upacara Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI di Istana Merdeka, telah dilakukan pada Senin (17/8/2026). Nama Celine Olivia Apriani Theo mencuat setelah dipercaya mengemban tugas krusial tersebut sebagai bagian dari tim Indonesia Berdaulat, Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional 2026. Perjalanan Celine hingga sampai pada momen tersebut tidak lepas dari rangkaian seleksi panjang yang diikuti puluhan ribu pelajar se-Indonesia.
Persaingan menuju kursi Paskibraka Nasional tahun ini tergolong ketat, dengan total 119.441 pelajar yang mendaftar dari berbagai penjuru negeri. Setelah melalui penyaringan bertingkat mulai dari daerah hingga tingkat pusat, hanya 76 nama yang akhirnya lolos dan berhak mewakili 38 provinsi di Indonesia. Celine menjadi salah satu dari ribuan pelajar yang berhasil menembus ketatnya persaingan tersebut, mewakili Provinsi Kalimantan Barat berdampingan dengan Mirza Rafi Navazani.
Gadis kelahiran Kalimantan Barat ini berstatus pelajar SMK Negeri 5 Pontianak dan merupakan buah hati dari pasangan Intonius dan Anastasia. Sebelum resmi bertugas di Istana Negara, Celine bersama puluhan rekannya sesama anggota Paskibraka menjalani pembinaan dan latihan intensif sebagai bekal menjalankan tugas kenegaraan. Posisi-posisi krusial dalam formasi pengibaran bendera, termasuk pembawa baki, baru ditetapkan menjelang hari pelaksanaan usai melalui evaluasi ketat selama masa pembinaan berlangsung.
Di luar panggung kenegaraan, rekam jejak Celine ternyata sudah lama terukir di dunia seni. Akun Instagram resmi SMKN 5 Pontianak bahkan pernah mengulas kepiawaiannya di bidang tarik suara, sebagaimana tercatat dalam jejak kurasi di laman Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMT) milik Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Prestasi tersebut bukan yang pertama bagi Celine. Semasa masih menempuh pendidikan di SMP Negeri 2 Sungai Raya, ia sempat menyabet gelar juara kedua dalam ajang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) 2024. Rekam jejak inilah yang turut membentuk kedisiplinan dan rasa percaya diri Celine sebelum akhirnya dipercaya mengemban tugas nasional.
Sementara itu, tugas sebagai cadangan pembawa baki dipercayakan kepada Eighteen Jeanette Hekboy, pelajar asal SMA Negeri 1 Kupang, Nusa Tenggara Timur. Kehadirannya disiapkan sebagai antisipasi apabila sewaktu-waktu dibutuhkan dalam prosesi pengibaran bendera. (NAD)