AFU.id

Narasi Investasi Rp174 Triliun Rempang Eco-City Era Jokowi Diduga Bohong, Xinyi Glass Akui Tak Pernah Ada Kontrak

Bagikan:

Penulis: Agung Riyadi

Ringkasan Berita

Klaim investasi senilai Rp174 triliun untuk proyek Rempang Eco-City yang diungkapkan oleh Presiden Joko Widodo terbukti tidak berdasar, setelah Xinyi Glass Holdings Limited mengonfirmasi bahwa mereka tidak pernah menandatangani kontrak investasi terkait proyek tersebut. Pernyataan ini memicu kritik terhadap pemerintah, terutama di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto, untuk mengevaluasi proyek yang dianggap memiliki tata kelola yang buruk dan berpotensi merugikan masyarakat, mengingat adanya konflik agraria yang melibatkan tindakan represif terhadap warga lokal. Penolakan masyarakat terhadap proyek ini semakin menguat setelah temuan Ombudsman RI mengenai pelanggaran dalam pengelolaan proyek, sementara janji-janji ekonomi yang dinyatakan oleh BP Batam terbukti tidak memiliki dasar hukum yang jelas.

Narasi Investasi Rp174 Triliun Rempang Eco-City Era Jokowi Diduga Bohong, Xinyi Glass Akui Tak Pernah Ada Kontrak
Unjuk rasa masyarakat Pulau Rempang yang berakhir rusuh (ANTARA)

Sentimen Berita

67% sumber condong ke netral

Kiri33%
Media Indonesia
Netral67%
Detik
The Jakarta Post
Kanan0%

Berita Terkait

Pilihan Redaksi