AFU.id

Lubang Triliunan di Kantong KAI, Benarkah Standar Keselamatan Sedang Digadaikan?

Bagikan:

Penulis: Adriyan Adirizky RahmatReporter: Fadhlan Robbani

Ringkasan Berita

PT Kereta Api Indonesia (KAI) saat ini menghadapi krisis serius setelah insiden kecelakaan fatal di Stasiun Bekasi Timur, yang menambah deretan kecelakaan kereta sejak awal 2024. Meningkatnya frekuensi kecelakaan, termasuk kecelakaan fatal dan anjloknya kereta, diduga berkaitan dengan defisit triliunan rupiah akibat keterlambatan pembayaran dana perawatan infrastruktur dari pemerintah, yang mencapai Rp11,6 triliun. Situasi ini memunculkan kekhawatiran bahwa standar keselamatan perkeretaapian nasional sedang dikompromikan untuk menutupi masalah finansial, sementara PT KAI tertekan oleh utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung dan perubahan struktur organisasi yang dinilai mengabaikan fokus keselamatan.

Lubang Triliunan di Kantong KAI, Benarkah Standar Keselamatan Sedang Digadaikan?
Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC). (Foto: KCIC)

Sentimen Berita

67% sumber condong ke netral

Kiri0%
Netral67%
Suara
IDN Times
Kanan33%
Liputan6

Berita Terkait

Pilihan Redaksi