JAKARTA, AFU.ID – KM Mutiara Sentosa 2 terbakar saat berlayar di perairan utara Sumenep, Madura, Jawa Timur, Minggu (2/8/2026). Kapal jenis Ro-Ro milik PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP) tersebut tengah menempuh perjalanan dari Surabaya menuju Makassar. Kebakaran terjadi ketika kapal masih berada di tengah pelayaran. Para penumpang kemudian menggunakan jaket pelampung dan berkumpul di bagian dek kapal.
Sejumlah penumpang bahkan memilih melompat ke laut ketika kondisi di atas kapal semakin sulit. Tim SAR gabungan bersama sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi bergerak melakukan evakuasi. Berdasarkan data Kantor SAR Surabaya hingga pukul 17.00 WIB, sebanyak 232 orang telah dievakuasi. Dari jumlah tersebut, 227 orang selamat dan lima orang meninggal dunia. Berikut lima fakta kebakaran KM Mutiara Sentosa 2:
1. Terbakar Saat Berlayar dari Surabaya Menuju Makassar
Informasi kebakaran diterima pada Minggu pagi sekitar pukul 06.00-07.00 WIB. Saat itu, KM Mutiara Sentosa 2 sedang berada di wilayah perairan utara Madura. Kapal tersebut diketahui melayani rute Surabaya-Makassar. Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Kalianget Azwar Anas membenarkan adanya insiden tersebut.
"Benar info bahwa ada kejadian kapal penumpang terbakar pagi tadi kapal penumpang tujuan Surabaya-Makassar," kata Azwar. Kebakaran membuat asap hitam terlihat dari kapal. Penumpang kemudian mengenakan jaket pelampung dan berkumpul di bagian dek. Pada saat kejadian, kapal berada jauh dari daratan sehingga proses penyelamatan dilakukan dengan bantuan kapal lain yang berada di sekitar lokasi.
2. Sejumlah Penumpang Lompat ke Laut
Kebakaran yang terjadi di atas kapal membuat sebagian penumpang berupaya menyelamatkan diri dengan terjun ke laut. Kepala Kantor SAR Surabaya Nanang Sigit mengatakan penumpang sempat bertahan di bagian anjungan dan haluan sebelum sebagian dari mereka memilih meninggalkan kapal. Penumpang yang berada di laut kemudian dievakuasi oleh kapal yang merapat ke lokasi kejadian.
"Beberapa penumpang melompat ke laut dan dievakuasi oleh TB Hasnur 26 dan Kapal British Mentor. Di sekitar lokasi, ada 4 kapal yang merapat," kata Nanang. Selain mengevakuasi penumpang yang sudah berada di laut, tim gabungan juga melakukan penyelamatan terhadap orang-orang yang masih berada di atas kapal. Operasi penyelamatan dilakukan dengan melibatkan kapal niaga, kapal tunda, hingga kapal tanker yang berada di sekitar perairan tersebut.
3. Nakhoda Sempat Melaporkan Kebakaran
Informasi awal mengenai kebakaran diperoleh pihak perusahaan pelayaran dari nakhoda KM Mutiara Sentosa 2. Nakhoda sempat melaporkan bahwa kapal mengalami kebakaran di wilayah utara Madura. Namun, komunikasi kemudian terputus sehingga keberadaan nakhoda belum dapat dipastikan pada saat proses evakuasi berlangsung.
"Pihak perusahaan kapal mendapat info dari nakhoda bahwa kapal terbakar di ujung utara Madura sekitar pukul 06.00-07.00 WIB dan setelah itu nakhoda tidak dapat dihubungi kembali," ujar Nanang. Setelah menerima informasi tersebut, Kantor SAR Surabaya berkoordinasi dengan Syahbandar Tanjung Perak, Pos SAR Sumenep, dan Stasiun Radio Pantai (SROP) Kalianget. Koordinasi dilakukan untuk memastikan posisi kapal dan mempercepat pengerahan bantuan ke titik kejadian.
4. Lima Orang Meninggal Dunia, 227 Selamat
Proses evakuasi berlangsung sepanjang Minggu dan melibatkan sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi. Data Kantor SAR Surabaya hingga pukul 17.00 WIB mencatat 232 orang telah berhasil dievakuasi. Sebanyak 227 orang ditemukan dalam kondisi selamat, sedangkan lima orang meninggal dunia. KM Meratus Pematang Siantar menjadi kapal yang mengevakuasi jumlah korban terbanyak.
Kapal tersebut membawa 109 orang selamat dan dua orang meninggal dunia. TB Hasnur 26 kemudian mengevakuasi 65 orang selamat serta satu korban meninggal dunia. KM Transco Arafura membawa 17 orang selamat dari lokasi kejadian. Sementara itu, KM Meratus Project 3 mengevakuasi 13 orang selamat dan satu korban meninggal dunia. KM Icon Daniel juga membawa satu korban meninggal dunia.
Tiga kapal lainnya, yakni KM Selaras Mas, KM Prakarsa Mas, dan KM SC Aila XVII, masing-masing mengevakuasi tujuh orang dalam kondisi selamat. Adapun KM British Mentor membawa dua orang selamat. Dari seluruh proses tersebut, total korban yang telah dievakuasi hingga pukul 17.00 WIB mencapai 232 orang, dengan rincian 227 orang selamat dan lima orang meninggal dunia.
5. Polda Jatim Turun Tangan Selidiki Penyebab Kebakaran
Di tengah proses evakuasi, Polda Jawa Timur juga mulai melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran KM Mutiara Sentosa 2. Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Jatim menerjunkan tim penyidik dan intelijen ke kawasan perairan Madura. Kasi Intel Air Polda Jatim Kompol Riyanto mengatakan tim tersebut akan melakukan pemeriksaan dan mengumpulkan informasi mengenai kejadian.
"Tim penyidik dan intelijen Polda Jatim akan diterjunkan ke kawasan perairan Madura," kata Riyanto. Penyelidikan dilakukan untuk mengetahui penyebab kebakaran yang terjadi ketika kapal masih dalam perjalanan menuju Makassar. Sementara itu, proses evakuasi dan penanganan korban terus dilakukan oleh tim SAR gabungan bersama kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian. (FAD)