JAKARTA, AFU.ID – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mendorong pengembangan pelabuhan hijau dan cerdas melalui program Green and Smart Port ASRI. Sebanyak 41 pelabuhan mengikuti asesmen program tersebut sepanjang 2019–2025. Pada 2026, delapan pelabuhan menerima penghargaan Green and Smart Port. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan program tersebut dalam acara Green and Smart Port Initiatives–ASRI 2026 di Gresik, Jawa Timur.
Program ASRI menggabungkan pengelolaan lingkungan dengan penggunaan teknologi dalam operasional pelabuhan. “Kami mendorong pelabuhan-pelabuhan lain segera mengikuti gerakan ASRI ini,” kata Dudy dalam keterangannya, Sabtu (18/7/2026). Program ASRI mencakup efisiensi energi, pengurangan emisi karbon, pengelolaan limbah, dan digitalisasi operasional.
Kemenhub juga mendorong integrasi sistem logistik untuk memperlancar pergerakan barang melalui pelabuhan. Dudy mengatakan kementerian akan menerapkan nilai ASRI pada sektor transportasi lainnya. Pemerintah turut mengaitkan pengembangan pelabuhan dengan sistem distribusi pangan nasional. Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menjelaskan fungsi pelabuhan dalam menghubungkan rantai pasok antardaerah.
“Pelabuhan menghubungkan sentra produksi, kawasan industri, pusat distribusi, hingga daerah konsumsi, sehingga sangat menentukan kelancaran pasokan, menekan disparitas harga, dan menjaga stabilitas pangan,” kata Zulkifli. Delapan penerima penghargaan pada 2026 meliputi PT Petrokimia Gresik, PT Pupuk Kalimantan Timur, PT Krakatau Bandar Samudera, dan PT Vale Indonesia. Penerima lainnya terdiri atas PT Pelindo Petikemas–TPK Banjarmasin, PT Indonesia Kendaraan Terminal, PT Pelindo Multi Terminal–Branch Tanjung Intan, dan Terminal Petikemas Bitung.
Pemerintah memberikan penghargaan berdasarkan penerapan prinsip keberlanjutan, digitalisasi, efisiensi operasional, dan tata kelola pelabuhan. Setelah mengembangkan program pada transportasi laut, Kemenhub akan memperluas penerapan ASRI ke moda transportasi lainnya. Perluasan itu mencakup pengelolaan lingkungan dan penggunaan teknologi dalam kegiatan transportasi. Kemenhub akan menjalankan pengembangan tersebut secara bertahap. (FAD)