AFU.id

Kekayaan Alam Melimpah, Presiden Prabowo Sebut Banyak Negara yang Iri dan Ingin Indonesia Pecah

Bagikan:

Penulis: Adriyan Adirizky RahmatReporter: Adriyan Adirizky R

Ringkasan Berita

Indonesia bagaikan negara yang mendapat karunia besar dari sang pencipta, berupa kekayaan alam yang sangat melimpah ruah. Dari Sabang hingga Merauke, nusantara mempunyai seluruh sumber daya alam (SDA) penting yang tak ada di negara lain.

Kekayaan Alam Melimpah, Presiden Prabowo Sebut Banyak Negara yang Iri dan Ingin Indonesia Pecah
Presiden RI, Prabowo Subianto memberi sambutan dalam peresmian lima bendungan baru di sejumlah daerah Indonesia yang berpusat di Bendungan Meninting, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi NTB, Jumat (10/7/2026). (Foto: BPMI Setpres/Rusman)

Pesan Presiden Prabowo untuk ASN dan APH

Di sisi lain, Presiden RI berpesan kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan aparat penegak hukum (APH) agar melakukan introspeksi dan kembali meneguhkan jati diri sebagai pelayan masyarakat. Ajakan itu tertuju kepada birokrat, aparat Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), hingga Kejaksaan agar senantiasa mengutamakan kepentingan rakyat dalam setiap pelaksanaan tugas.

“Masalah bangsa Indonesia, juga masalah bagi kita semua, jadi saya minta semua introspeksi, terutama para birokrat, pejabat-pejabat militer dan polisi. Bintangmu, sepatumu, topimu dari rakyat, jangan pernah lupa itu, Kejaksaan demikian juga,” papar Prabowo.

Kepala Negara turut menyoroti berbagai capaian pemerintah yang menurutnya berhasil diraih dalam waktu singkat. Kendati harus menghadapi berbagai tantangan dan perlawanan dari pihak-pihak yang mempunyai kepentingan tertentu, termasuk pelaku korupsi.

Presiden Prabowo menyampaikan, pemberantasan korupsi akan terus berjalan melalui mekanisme hukum yang berlaku. Ia memastikan, penegakan hukum harus berjalan adil dan berlaku bagi seluruh warga negara tanpa memandang status maupun kekuasaan.

“Kita laksanakan, akan tegakkan hukum untuk semua, bukan untuk hanya orang kuat saja. Bukan hanya hukum untuk orang kaya saja,” pungkas Prabowo Subianto. (ADR)

Berita Terkait

Pilihan Redaksi