AFU.id

FX Rudy Bongkar Fakta Mobil SMK: Bukan Gagasan Jokowi, Hanya Mobil Pendidikan yang Didatangkan dari Cina

Bagikan:

Penulis: Erik Erfinanto

FX Rudy Bongkar Fakta Mobil SMK: Bukan Gagasan Jokowi, Hanya Mobil Pendidikan yang Didatangkan dari Cina
Jokowi di depan mobil Esemka bernopol AD 1. (FOTO AFUID)

Tidak hanya itu, perjalanan mobil SMK ke Jakarta untuk uji emisi pun dilakukan oleh Rudy, bukan Jokowi. "Dan saya memanfaatkan waktu itu Roy Suryo yang waktu itu kan jadi menpora. Itu kita ajak sampai ke Serpong untuk mencari uji emisi gas buang," kenang Rudy. Pengakuan ini menguatkan pernyataan Roy Suryo yang sebelumnya pernah mengklaim bahwa dirinyalah yang menyetir mobil SMK ke Jakarta, sementara Jokowi hanya sebagai penumpang. Lukisan heroik tentang Jokowi yang membawa langsung mobil karyanya ke ibu kota pun runtuh oleh fakta ini.

Kekecewaan FX Rudy memuncak bukan hanya karena pencitraan, tetapi juga karena kebijakan Jokowi setelah menjadi presiden. Rudy mengungkap bahwa di Solo Technopark, mereka sudah membangun komunikasi dengan produsen otomotif dari Jerman dan Korea untuk mengembangkan mobil tersebut. Namun, tiba-tiba Jokowi memutuskan menggandeng Proton, pabrikan asal Malaysia. "Kita tuh sebetulnya sudah pernah kerjasama, mau sudah komunikasi dengan Jerman dan Korea sebetulnya. Di Solo Technopark. Begitu mereka mau kerjasama dengan Proton, ya saya lebih baik marah. Jokowi lupa atas apa yang menjadi bahan pembicaraan tentang mobil SMK itu sendiri," ujar Rudy dengan nada getir. Akibat kekecewaan itu, ia memilih mundur dari kepengurusan proyek SMK.

Bagi Rudy, kejadian ini menjadi bukti bahwa Jokowi dengan sengaja membangun narasi kepahlawanan di atas kerja keras orang lain. "Saya ini orang yang tidak pernah mau membalas apapun yang menjelek-jelekkan saya. Kenapa? Ya biarkan aja. Semua Tuhan yang mengetahui. Saya selalu sampaikan bahwa Tuhan tidak tidur," pungkas Rudy dengan nada filosofis. Ia menyatakan tidak takut dengan konsekuensi pengakuannya, karena ia menyaksikan semua fakta secara langsung dari jarak nol. (EER)

Berita Terkait

Pilihan Redaksi