JAKARTA - AFU.ID, Amien Rais kembali bikin gempar. Pernyataannya dalam unggahan video ramai diperbincangkan lantaran dirinya menyenggol urusan Istana. Dia menyebut hubungan antara Presiden Prabowo Subianto dan Seskab Teddy Indrayana terlalu dekat.
Video itu diunggah di channel Youtube Amien Rais Official dengan judul “JAUHKAN ISTANA DARI SKANDAL MORAL” pada Kamis (30/4/2026). Pantauan AFU.ID hari ini, video yang diunggah Ketua Majelis Syura Partai Ummat itu sudah tidak dapat diakses.
“Video unavailable," dalam keterangan video berdurasi 8 menit tersebut.
Pernyataan Amien Rais itu sebagai respons atas viralnya video perayaan ulang tahun Seskab Teddy di Paris pada 14 April 2026 lalu dalam kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo di Perancis.
Amien melebarkan persoalan itu. Mewahnya hotel sebagai tempat kejadian itu tidak menjadi perhatian. Melainkan isu kedekatan personal antara presiden dengan sekertaris kabinetnya. Menurutnya itu berkaitan dengan persoalan akhlak dan moral.
Katanya, seorang pemimpin dan orang-orang yang berada di lingkaran terdekat presiden bukan sekadar urusan pribadi. Jika persoalan itu tidak segera diselesaikan, maka kepercayaan publik terhadap Prabowo akan terkikis.
Amien Rais menyebut hubungan Prabowo dengan Teddy sudah melebihi ikatan kerja. Menurutnya, urusan moral bukan hanya tentang nilai keagamaan, melainkan juga sebagai fondasi bernegara.
"Tidak ada hukum tanpa moralitas," Amien menegaskan dalam videonya.
Statemen itu menuai tanggapan dari berbagai pihak, mulai dari Partai Umat, Komdigi hingga relawan Prabowo.
Tidak Mewakili Partai
Ketua DPP Partai Ummat Aznur Syamsu memberi pembatasan tegas antara pernyataan pribadi dengan pernyataan partai. Menurutnya pernyataan itu bukan pernyataan resmi dari Partai Ummat.
"Itu pernyataan pribadi Pak Amien," ujarnya, mengutip Detik, Sabtu (2/5/2026).
Dia menyebut, pernyataan Amien itu tidak menyangkut kepentingan negara secara langsung, sehingga tidak menemukan urgensinya.
"Kami dari Partai Ummat, menyayangkan pernyataan seperti itu," ujarnya.
Relawan Prabowo Ambil Langkah Tegas
Semetara itu, komunitas yang tergabung dalam Arus Bawah Prabowo (ABP) akan membawa persoalan ini ke ranah hukum karena dianggap telah merusak nama baik Presiden Prabowo dan Seskab Teddy.
Ketua DPP Arus Bawah Prabowo (ABP), Supriyanto menilai ungkapan Amien Rais merupakan bentuk serangan kepada pribadi seorang presiden dan sekretaris negara.
“Ini bukan lagi kritik,” tegasnya, Sebtu (2/5)
Lebih lanjut, pernyataan itu disebut tuduhan tanpa dasar yang keji, dibungkus dengan narasi yang terlihat seperti benar.
“Pernyataan ini jelas halusinasi dan menyesatkan publik," tandasnya.
Bahkan, dia menilai pernyataan tersebut sebagai bentuk agitasi yang bisa merusak stabilitas politik dan kepercayaan publik terhadap pemerintah. Argumen sesat itu, menurutnya merupakan sebuah gosip liar dan insinuasi keji.
"Itu pembunuhan karakter," lanjut Supriyanto.
Komdigi: Langgar UU ITE
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menegaskan video yang diunggah Amien Rais terkait Presiden Prabowo Subianto merupakan hoaks dan mengandung unsur fitnah serta ujaran kebencian.
Pemerintah menilai konten tersebut berpotensi memicu kegaduhan publik dan memecah belah masyarakat.
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyatakan telah mengidentifikasi video yang beredar di media sosial. Isi video memuat serangan personal dan tidak memiliki dasar fakta.
“Komdigi menegaskan bahwa isi video tersebut adalah hoaks, fitnah, serta mengandung ujaran kebencian,” ujar Meutya, Jumat (1/5/2026).
Komdigi menilai narasi yang dibangun dalam video tersebut merupakan bentuk provokasi yang berpotensi memecah belah bangsa.
Pemerintah menegaskan ruang digital seharusnya menjadi tempat adu gagasan yang sehat, bukan sarana penyebaran kebencian dan serangan terhadap martabat individu.
Komdigi bakal mengambil langkah hukum terhadap pihak yang terlibat dalam pembuatan maupun distribusi konten. Tindakan tersebut dinilai melanggar ketentuan dalam UU ITE No 1 Tahun 2024, khususnya Pasal 27A dan Pasal 28 ayat (2). (EER)