AFU.id

Capai Swasembada Pangan, Presiden Prabowo Subianto Alihkan Fokus ke Energi dan Air

Bagikan:

Penulis: Adriyan Adirizky RahmatReporter: Adriyan Adirizky R

Ringkasan Berita

Pemerintah Indonesia, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, berhasil mencapai swasembada pangan setelah 42 tahun, dengan produksi beras mencapai 34,71 juta ton pada 2025, mengakhiri ketergantungan pada impor beras. Setelah pencapaian ini, Presiden Prabowo mengalihkan fokus pemerintah pada swasembada energi dan ketahanan air, serta mempercepat program peremajaan tanaman tebu. Selain itu, ia menegaskan komitmennya untuk menindak praktik ilegal yang merugikan negara dan mendorong semua elemen bangsa untuk bersatu dalam mengelola kekayaan nasional demi kesejahteraan rakyat.

Capai Swasembada Pangan, Presiden Prabowo Subianto Alihkan Fokus ke Energi dan Air
Presiden RI, Prabowo Subianto. (Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev)

Presiden Prabowo Subianto ‘Bersih-Bersih’

Kepala Negara juga menegaskan komitmen pemerintahannya mengakselerasi terwujudnya Indonesia yang mandiri dan sejahtera melalui kerja keras di berbagai sektor strategis. Salah satunya dengan menertibkan berbagai aktivitas ilegal yang merugikan selama ini negara. Di antaranya penyelundupan hingga praktik pertambangan, perkebunan, perikanan, dan perdagangan.

Presiden Prabowo Subianto berjanji menindak setiap bentuk penyalahgunaan wewenang maupun tindakan yang merugikan kepentingan rakyat. Ia menyatakan, aparatur negara yang telah mendapat kepercayaan dari masyarakat harus bekerja sepenuhnya untuk kepentingan bangsa, bukan sebaliknya.

“Kita tidak mau toleransi kepada mereka yang dipercaya oleh rakyat, yang digaji oleh rakyat, tapi melaksanakan kebijakan-kebijakan dan tindakan-tindakan yang merugikan rakyat. Apalagi mencuri uang rakyat, saya tidak toleransi, sebagai presiden yang dipercaya rakyat, saya tidak akan ragu-ragu,” ujarnya.

Prabowo Subianto pun mengapresiasi seluruh jajaran pemerintah, TNI, Polri, dan berbagai unsur yang telah bekerja tanpa mengenal lelah demi mengebut pencapaian program-program prioritas nasional. Ia menilai, semangat kerja keras itu lahir dari kesadaran bahwa rakyat Indonesia sudah terlalu lama menghadapi kondisi yang tidak sepadan. Padahal, potensi bangsa sangat besar dan kaya akan sumber daya.

“Saya bangga melihat kerja keras semua unsur dengan gesit dan tidak istirahat. Pemerintah yang saya pimpin bertekad untuk berbuat yang terbaik, untuk menggapai sasaran yang tertinggi dalam waktu yang secepat-cepatnya. Kita tidak mau menjadi bangsa yang santai, melainkan akan membuktikan kepada dunia bahwa Indonesia sedang bangkit dengan kekuatan kita sendiri,” papar Prabowo.

Presiden RI lantas mengajak seluruh elemen bangsa untuk memperkuat persatuan dalam mengelola dan menjaga kekayaan nasional. Ia menekankan, kebersamaan menjadi kunci untuk menghadapi berbagai tantangan dalam mewujudkan Indonesia yang lebih maju. “Bersatulah untuk mengamankan dan menguasai kembali semua kekayaan bangsa Indonesia supaya rakyat kita bisa menikmati kekayaan tersebut,” pungkasnya. (ADR)

Berita Terkait

Pilihan Redaksi