Nikmati fitur lengkap distribusi bias, newsletter, pemberitahuan berita
Pilot Air India Positif Ganja: Pesawat Menukik 91 Meter, 17 Orang Luka-luka
Bagikan:
Penulis: Raihan Immaduddin
Pesawat Air India. (Foto: Shuttestock)
JAKARTA,AFU.ID — Pilot maskapai Air India yang menerbangkan pesawat rute Phuket-New Delhi dinyatakan positif ganja setelah pesawat yang dikemudikannya sempat kehilangan ketinggian hingga 300 kaki atau sekitar 91 meter di wilayah Odisha, India. Hasil tersebut diketahui setelah pilot menjalani dua kali pemeriksaan narkoba, termasuk tes konfirmasi laboratorium. Pesawat Airbus A320neo yang membawa 137 penumpang dan delapan awak itu akhirnya berhasil mendarat dengan selamat di New Delhi, India.
Dikutip Reuters, hasil positif ganja terhadap kapten yang identitasnya tidak diungkapkan muncul dalam tes konfirmasi setelah pemeriksaan awal menunjukkan hasil non-negatif. Pemeriksaan tahap kedua dilakukan untuk memastikan keberadaan zat psikoaktif pada tubuh pilot setelah insiden penerbangan tersebut. Hasil tes lanjutan kembali menunjukkan adanya ganja.
Insiden terjadi ketika pesawat dalam perjalanan dari Phuket, Thailand, menuju New Delhi. Pesawat sempat mengalami perubahan ketinggian secara tiba-tiba hingga turun sekitar 300 kaki sebelum kembali dalam kondisi aman. Sebanyak 13 penumpang dan empat awak dilaporkan mengalami luka-luka akibat kejadian tersebut.
Kementerian Penerbangan Sipil India kemudian memulai penyelidikan dan memanggil CEO Air India Campbell Wilson untuk memberikan keterangan terkait insiden tersebut. Wilson mengatakan, maskapai telah menyerahkan laporan mengenai perkembangan penyelidikan kepada kementerian. Sementara itu, Air India dan Kementerian Penerbangan Sipil India belum memberikan komentar terkait hasil tes narkoba pilot.
Kasus tersebut kembali menyoroti persoalan keselamatan penerbangan di India yang berkembang pesat. Perhatian terhadap aspek keselamatan meningkat setelah kecelakaan fatal yang melibatkan Boeing 787 Dreamliner milik Air India pada 2025 dan sejumlah insiden keselamatan lainnya. (RAI)