JAKARTA, AFU.ID — Kecelakaan beruntun melibatkan dua Toyota Hiace dan sebuah truk terjadi di Tol Pandaan-Malang KM 67+800/A, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Tujuh orang terluka dalam kecelakaan tersebut, enam di antaranya merupakan warga negara China. Dua korban mengalami luka berat, sedangkan lima lainnya luka ringan.
Kasi Humas Polres Pasuruan Iptu Joko Suseno mengatakan kecelakaan bermula ketika Toyota Hiace bernomor polisi L 7950 G melaju dari Surabaya menuju Malang, Sabtu (1/8/26). Mobil yang dikemudikan Muhamad Bagus Topik itu melaju di lajur cepat sekitar pukul 05.27 WIB. Hiace tersebut membawa enam penumpang warga negara China.
Saat tiba di KM 67+800/A, pengemudi diduga kehilangan konsentrasi karena mengantuk. Hiace kemudian oleng ke kiri dan berpindah dari lajur cepat menuju lajur lambat. Kendaraan itu lalu menabrak bagian belakang sebuah truk yang melaju searah di depannya.
Benturan pertama membuat Hiace L 7950 G berhenti dengan posisi berada di antara lajur cepat dan lajur lambat. Pada saat bersamaan, Toyota Hiace N 7005 TA melaju dari arah yang sama dan tidak sempat menghindar. Mobil tersebut kemudian menghantam bagian belakang sebelah kiri Hiace yang telah lebih dahulu mengalami kecelakaan.
Pengemudi Hiace L 7950 G dan seorang penumpang bernama Meng Yaou mengalami luka berat. Lima warga China lainnya, yakni Pansuting, Hezhenhua, Wu Renjiang, Zhang Yuan, dan Dai Yuli, dilaporkan mengalami luka ringan. Seluruh korban dievakuasi ke Rumah Sakit Lawang Medika, Malang, untuk mendapatkan perawatan.
Sementara itu, pengemudi Hiace N 7005 TA bernama Supriadi dilaporkan selamat tanpa mengalami luka. Hiace L 7950 G mengalami kerusakan berat pada bagian depan dan samping kiri, sedangkan bagian depan Hiace N 7005 TA ringsek. Kedua kendaraan telah dievakuasi ke Unit Laka Satlantas Polres Pasuruan untuk penyelidikan lebih lanjut.
Polisi menduga kecelakaan dipicu kesalahan manusia karena pengemudi Hiace L 7950 G mengantuk hingga kehilangan konsentrasi. Namun, penyebab pasti kecelakaan masih akan didalami melalui pemeriksaan saksi dan olah tempat kejadian perkara. Polisi juga masih mencari truk yang meninggalkan lokasi setelah terlibat dalam benturan pertama.
“Untuk kendaraan truk yang melarikan diri masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian,” kata Joko. Identitas kendaraan maupun pengemudi truk tersebut belum diketahui. Polisi masih mengumpulkan keterangan dan bukti untuk melacak keberadaannya. (RHU)