JAKARTA, AFU.ID - Konser Dianaria Festival di Panorama 25, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, berujung rusuh hingga sekitar 30 penonton mengalami luka-luka. Kerusuhan pada Sabtu malam itu diduga bermula dari penumpukan orang di pintu masuk sebelum situasi memanas dan terjadi aksi lempar batu dari luar arena. Polisi kini mengamankan satu orang terkait dugaan pemalsuan tiket konser.
Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C Yusuf mengatakan kericuhan terjadi ketika massa menumpuk di area pintu masuk. Menurut informasi yang diterimanya, terdapat orang yang tidak membeli tiket tetapi berusaha masuk ke lokasi acara. “Konser memang sempat ricuh. Setahu saya gara-gara orang menumpuk, nggak beli tiket masuk,” kata Rachmad, Senin (17/8/2026).
Penumpukan tersebut kemudian berkembang menjadi kerusuhan. Situasi semakin memanas setelah terjadi aksi lempar batu dari luar arena konser sehingga polisi bersama petugas keamanan melakukan pengamanan untuk mengendalikan kondisi di lokasi.
Dalam penanganan setelah kejadian, polisi mengamankan satu orang yang diduga melakukan pemalsuan tiket Dianaria Festival. Namun, Kasat Reskrim Polres Pekalongan AKP Fauzi Surya Chandra menegaskan orang tersebut diamankan terkait perkara pemalsuan tiket dan bukan karena diduga terlibat langsung dalam kerusuhan maupun perusakan kendaraan. “Betul kami amankan satu orang terkait pemalsuan tiket. Untuk perusakan mobil sampai saat ini belum ada laporan,” ujar Fauzi.
Kerusuhan juga menyebabkan sejumlah petugas keamanan dan anggota kepolisian terluka akibat terkena lemparan batu. Salah seorang anggota polisi bahkan harus mendapatkan perawatan medis di RSUD Kajen setelah mengalami luka dalam kejadian tersebut. “Anggota saya di RSUD Kajen, mendapatkan perawatan medis,” kata Fauzi.
Korban tidak hanya berasal dari aparat dan petugas keamanan. Berdasarkan data Palang Merah Indonesia (PMI) Pekalongan, sekitar 30 penonton mendapat penanganan di posko kesehatan setelah kerusuhan. Sebagian besar korban mengalami luka ringan, mulai dari lebam di sekitar mata, luka sobek, hingga keseleo.
Kerusuhan turut berdampak pada kendaraan yang digunakan salah satu grup musik pengisi acara, The Jeblogs. Melalui unggahan di akun Instagram resminya, grup tersebut memperlihatkan kondisi mobil setelah terkena lemparan batu. Sejumlah bagian bodi terlihat penyok, sementara kaca depan mobil mengalami keretakan. Dianaria Festival sendiri menghadirkan belasan grup musik. Sejumlah nama yang tampil dalam acara tersebut antara lain Burgerkill, The Panturas, Rebellionrose, Superiots, Three Sixty, Romi & The Jahats, hingga Over Distortion.
Meski satu orang telah diamankan terkait dugaan pemalsuan tiket, kepolisian belum mengaitkan kasus tersebut sebagai penyebab langsung kerusuhan. Polisi juga menyatakan hingga Senin belum menerima laporan mengenai dugaan perusakan mobil, sementara penanganan terhadap perkara pemalsuan tiket masih berlangsung.
Kerusuhan Dianaria Festival membuat penyelenggaraan konser yang menghadirkan belasan grup musik itu berakhir dengan puluhan korban mendapat penanganan medis. Penumpukan massa di pintu masuk menjadi dugaan awal pemicu kekacauan, tetapi polisi masih menangani aspek pidana yang muncul setelah kejadian, termasuk dugaan pemalsuan tiket. (RHU)