JAKARTA, AFU.ID — Satu korban ledakan di halaman Gereja Stasi Santo Paulus Nabuni Mbamogo, Distrik Agisiga, Kabupaten Intan J korban ledakan di halaman Gereja Stasi Santo Paulus Nabuni Mbamogo, Distrik Agisiga, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, meninggal dunia setelah menjalani perawatan di RS Karitas Mimika, Timika.
Korban bernama Luter Nabelau. Ia sebelumnya dievakuasi bersama tiga warga lain yang mengalami luka berat akibat ledakan pada Minggu (17/5/2026).
Anggota DPRK Kabupaten Intan Jaya, Simson Weya, mengatakan Luter merupakan warga sipil dan aparat kampung yang bertugas sebagai Kaur Sosial Kampung Danggoa, Distrik Agisiga.
“Beliau bukan bagian dari kelompok bersenjata. Almarhum adalah masyarakat sipil dan aparat kampung,” kata Simson, dikutip dari Tribun Papua, Selasa.
Menurut Simson, tiga korban lainnya masih menjalani perawatan medis di RS Karitas Mimika.
Ledakan tersebut sebelumnya dikonfirmasi oleh Pastor Dekan Dekanat Moni–Puncak Jaya, RP Yanuarius Yance Yogi.
Peristiwa itu terjadi di area halaman gereja saat terdapat aktivitas jemaat. Empat orang dilaporkan menjadi korban dan langsung dievakuasi ke Timika karena keterbatasan fasilitas medis di Intan Jaya.
Simson mengecam jatuhnya korban dari kalangan masyarakat sipil dalam konflik bersenjata di wilayah tersebut.
Ia meminta semua pihak yang bertikai menjaga tempat ibadah dan permukiman warga dari aktivitas bersenjata.
“Rakyat kecil tidak tahu apa-apa, tetapi justru mereka yang sering menjadi korban,” ujar Simson.
Kasus ini menambah sorotan terhadap keselamatan warga sipil di Intan Jaya. Tempat ibadah, permukiman, perempuan, anak-anak, dan aparat kampung harus dilindungi dari dampak konflik bersenjata.