JAKARTA, AFU.ID — Lima korban ledakan bom bekas Perang Dunia II di Biak Numfor, Papua, dimakamkan pada Senin, (1/6/2026).
Pemakaman dilakukan di TPU Inggiri, Biak.
Lima korban meninggal adalah Deflin Raubaba, Moris Raubaba, Karmila Ayorbaba, Israel Raubaba, dan Isril Raubaba.
Ledakan itu terjadi pada Minggu, (31/5/2026), sekitar pukul 14.45 WIT.
Lokasi ledakan berada di kompleks perikanan Jalan Wolter Monginsidi, Biak.
Selain lima orang meninggal, tiga warga masih dinyatakan hilang.
Mereka adalah Yulianus Raubaba, Lae Madura, dan Abis Marandof.
Polda Papua juga mencatat 19 orang mengalami luka-luka.
Sebanyak 55 warga terdampak mengungsi.
Mereka ditampung di lokasi pengungsian yang disediakan Pemerintah Kabupaten Biak Numfor.
Ledakan tersebut juga merusak sejumlah rumah warga.
Polda Papua menyebut sembilan rumah rusak akibat ledakan.
Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap korban hilang.
Namun, pencarian di sekitar titik ledakan masih menunggu sterilisasi.
Tim penjinak bom Brimob Polda Papua telah diterjunkan ke Biak.
Tim itu memastikan masih ada atau tidak sisa bom lain di lokasi kejadian.
Polisi juga telah memasang garis polisi di sekitar lokasi.
Warga diminta tidak mendekati area ledakan karena lokasi belum dinyatakan aman. (RHU)