JAKARTA, AFU.ID - Warganet dikejutkan oleh dugaan penculikan atlet golf, Jesslyn Wijaya (34) di Jakarta Pusat pada 13 Juli lalu di sebuah restoran saat dirinya menghadiri acara ulang tahun. Dugaan penculikan itu menyebar setelah ada orang yang melaporkannya ke pihak kepolisian. Namun, ternyata dugaan itu tidak benar. Polisi mengonfirmasi bahwa Jesslyn bukan diculik. "Bukan penculikan," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra saat dihubungi wartawan, Minggu (2/8/2026).
Kepergian Jesslyn ke Bangkok dan Kuala Lumpur itu ternyata tidak dengan paksaan, bahkan dalam kesadaran penuh. Dia dibawa oleh ibu dan tantenya. Meski telah mengkonfirmasi bahwa ini bukan kasus penculikan, namun polisi masih belum menghentikan penyelidikan. "Iya saat ini kami simpulkan bukan perkara penculikan. Penyelidikan belum dihentikan, masih direncana kan jadwal gelarnya," ucapnya.
Kasus ini bermula ketika Jesslyn dikabarkan hilang, diculik dan dibawa ke luar negeri. Polisi kemudian melakukan penyelidikan, termasuk memeriksa rekaman CCTV dari lokasi yang diduga TKP dugaan penculikan. Pada 19 Juli, pelapor mencabut laporan dugaan penculikan itu. Namun ada sedikit perbedaan narasi yang dipaparkan polisi sebelumnya. Katanya, Jesslyn dibawa ke luar negeri oleh orang suruhan ibunya, bukan oleh ibu dan tantenya. "Ada orang-orang yang disuruh oleh ibunya, ibunya Jesslyn yang suruh," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jumat (31/7).
Jesslyn kemudian terbang ke luar negeri. Berdasarkan manifes, Jesslyn terbang menuju Malaysia dan Thailand. "Jesslyn kami dapat informasi dia mulai dari TKP, terus kemudian ke Semarang. Kemudian naik pesawat dari Bandara Ahmad Yani ke Malaysia, lanjut ke Bangkok. Itu bersama dengan ibunya dan tantenya," jelasnya. (EER)