JAKARTA, AFU.ID — Seorang karyawan swasta menjadi korban perampokan bersenjata tajam setelah mengambil uang Rp30 juta dari bank di Cibitung, Kabupaten Bekasi. Korban diserang dua pria ketika baru tiba menggunakan sepeda motor di sebuah lapak. Pelaku membacok korban, merampas tas berisi uang, lalu meninggalkan lokasi.
Peristiwa bermula ketika korban menghentikan sepeda motornya di depan lapak pada siang hari. Korban bahkan belum sempat memarkirkan kendaraan ketika dua pria yang membawa senjata tajam mendatanginya. Aksi tersebut terekam kamera pengawas dan videonya kemudian beredar di media sosial.
Kedua pelaku langsung menyerang korban dan beberapa kali mengayunkan senjata tajam. Korban berusaha melawan hingga tubuhnya membentur gerobak dagangan dan hampir terjatuh. Akibat serangan itu, korban mengalami luka bacok pada tangan kiri dan harus menjalani perawatan.
“Korban belum membuat laporan karena masih perawatan, namun kami dari Polsek sudah turun ke TKP untuk melakukan penyelidikan,” kata Kapolsek Cikarang Barat Kompol Dimmas Adhit, Kamis (06/08/2026). Polisi tetap melakukan penyelidikan meski belum menerima laporan langsung dari korban. Kondisi kesehatan korban menjadi alasan pemeriksaan dan pembuatan laporan belum dilakukan secara lengkap.
Serangan berlangsung di dekat sejumlah warga yang sedang berada di lapak. Seorang perempuan terlihat segera membawa seorang anak kecil menjauh dari lokasi ketika kedua pelaku mengayunkan senjata. Warga lainnya tampak terkejut dan tidak dapat menghentikan pelaku yang membawa senjata tajam.
Setelah korban tidak mampu mempertahankan tasnya, pelaku mengambil barang tersebut dan melarikan diri. Polisi memastikan tas itu berisi uang tunai Rp30 juta yang baru diambil korban dari bank. Namun, belum dipastikan apakah pelaku telah mengikuti korban sejak keluar dari bank atau mengetahui keberadaan uang tersebut melalui cara lain.
Polres Metro Bekasi dan Polsek Cikarang Barat telah melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengumpulkan barang bukti. Polisi juga memeriksa rekaman kamera pengawas untuk mengidentifikasi kendaraan, ciri fisik, dan arah pelarian pelaku. Identitas kedua pria tersebut belum diumumkan karena penyelidikan masih berlangsung.
Kasi Humas Polres Metro Bekasi AKP Aliyani mengatakan penyelidikan dilakukan untuk memastikan kronologi secara menyeluruh serta menemukan keberadaan pelaku. Hingga kini, polisi belum mengumumkan adanya orang yang ditangkap dalam perkara tersebut. Penyidik juga masih menunggu kondisi korban membaik untuk memperoleh keterangan lebih lengkap mengenai kejadian dan uang yang dirampas. (RHU)