Nikmati fitur lengkap distribusi bias, newsletter, pemberitahuan berita
Akun X Diretas, TMC Polda Metro Jaya Analisis Data yang Hilang
Bagikan:
Penulis: Muhammad Fakhruddin · Reporter: ANTARA/Ilham Kausar
Ringkasan Berita
Akun X TMC Polda Metro Jaya mengalami peretasan oleh pihak tidak dikenal, yang mengganggu publikasi informasi lalu lintas di Jakarta. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menyatakan bahwa saat ini Direktorat Reserse Siber Polda sedang melakukan upaya pemulihan dan berkoordinasi dengan pihak X, meskipun belum dapat memastikan waktu pemulihan. Masyarakat diimbau untuk memantau informasi melalui akun media sosial lain dari TMC, sementara analisis mengenai dampak peretasan terhadap data dan konten masih berlangsung.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto.
JAKARTA, AFU.ID -- Akun X TMC Polda Metro Jaya diretas pihak tak dikenal, sehingga mengganggu publikasi informasi lalu lintas di wilayah hukum setempat. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyebut bahwa kini, Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya masih melakukan sejumlah upaya pemulihan.
Pihak Polda Metro Jaya juga tengah berkoordinasi dengan pihak X terkait peretasan akun tersebut. "Saat ini tengah dilakukan pengamanan dari sisi pemulihan. Sekarang dari Direktorat Siber juga melakukan analisa tentang akun tersebut," ujar Budi kepada wartawan, Sabtu (8/82026).
Terkait penelusuran pelaku peretasan, Budi menyampaikan bahwa pihaknya tengah fokus melakukan pemulihan terlebih dahulu agar informasi lalu lintas Jakarta bisa kembali diakses masyarakat. "Apalagi besok juga ada beberapa kegiatan agenda masyarakat terkait tentang ruas jalan dan sebagainya," ujar Budi.
Kendati demikian, pihaknya belum dapat memberikan waktu pasti pemulihan akun TMC. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk memantau akun media sosial lain dari TMC, seperti Instagram atau TikTok. Menurut Budi, pihaknya juga masih melihat apakah ada data ataupun konten yang saat ini dibutuhkan untuk diunggah kembali. "Tapi, sejauh ini hanya peretasan yang tidak berdampak signifikan terhadap hilangnya konten ataupun lain-lain," katanya. (ANT/FAH)